Kedatangan pria yang akrab disapa SBH ini disambut langsung Ketua Panitia Penjaringan Balonbup PDIP, Made Indrawan, yang juga anggota parlemen di DPRD OKI.
“Memang baru PDIP yang membuka pendaftaran dan penjaringan Balonbup dan Balonwabup terkait Pilkada OKI 2018,” ujar Made Indrawan kepada sejumlah media usai pengambilan formulir oleh H Subhan Ismail.
Menurutnya, penjaringan balonbup ini dibuka sejak 8-28 Mei mendatang dan pengembalian berkas dibuka sejak 29 Mei-5 Juni 2017. “Tahapan-tahapan telah kita tetapkan, ada 21 poin persyaratan yang harus dipenuhi dalam pemberkasan. Semua itu harus dipenuhi dan setelah itu kita lakukan verifikasi,” tandasnya.
Setelah dilakukan verifikasi berkas dan kroscek lapangan, selanjutnya berkas bakal calon yang memenuhi persyaratan akan disampaikan ke DPP PDI Perjuangan Pusat.
“Nanti DPP yang menentukan siapa bakal calon yang akan diusung dalam Pilkada OKI 2018 mendatang,” cetusnya.
Disinggung mengenai bakal calon bupati dan wakil bupati yang telah mengambil formulir, Made mengaku baru H Subhan Ismail yang secara langsung mendatangi Kantor PDIP untuk mengambil formulir. “Pak H Subhan adalah orang pertama, kita berharap kedepan ada bakal calon lain yang ikut mengambil formulir,” pungkasnya.
Sedangkan H Subhan Ismail mengaku persiapannya menghadapi Pilkada OKI sudah mencapai 90 persen. “Persiapan kita telah jauh-jauh hari kita laksanakan. Pengambilan formulir di Kantor PDIP ini lantaran memang baru PDIP yang membuka penjaringan. Kita sangat berharap akan dukungan PDIP pada Pilkada OKI 2018 mendatang,” cetus Politisi Partai NasDem ini. (Romi)













