oleh

Ahok Sebut Nachrowi Ramli Pesaing Kuat di Pilgub DKI

Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). (CNN Indonesia/Aghnia Adzkia)
Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). (CNN Indonesia/Aghnia Adzkia)

JAKARTA I Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok menilai kader Partai Demokrat Nachrowi Ramli merupakan pesaing terkuatnya dari sejumlah bakal calon lain di partai berlambang Mercy.

“Nachrowi (yang menjadi pesaing kuat di Demokrat), kan pernah dapat suara 50 persen suara sama Pak Foke (Fauzi Bowo),” kata Ahok ketika diwawancarai di Kantor Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (29/3).

Nachrowi yang kini menjadi Ketua DPD Partai Demokrat DKI Jakarta dinilai mampu mengeruk kepercayaan masyarakat pada gelaran Pilkada DKI Jakarta tahun 2012. Pamor dan nama Nachrowi pun tidak terbilang baru. Rekam jejak Nachrowi juga menjadikan Ahok pernah menginginkannya menjadi Wakil Gubernur DKI Jakarta ketika kursi kekuasaan tersebut kosong.

Pada Pilkada 2012, Nachrowi berpasangan dengan petahanan Fauzi Bowo. Keduanya diusung oleh enam partai yakni Partai Demokrat, Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Persatuan Pembangunan (PPP), dan Golkar.

Pada saat yang bersamaan, Ahok mendampingi Joko Widodo. Keduanya didukung masing-masing dicalonkan oleh PDI Perjuangan dan Partai Gerindra. Jokowi dan Ahok berhasil mengalahkan pasangan Foke-Nachrowi.

Seiring berjalannya waktu, Jokowi terpilih menjadi Presiden Indonesia ke-7. Kursi kepemimpinan DKI 1 pun menjadi kosong. Alhasil, Ahok naik jabatan meninggalkan kursi wakil gubernur yang tak bertuan. Saat itulah nama Nachrowi muncul di benak Ahok. Namun, PDIP dan Gerindra justru sepakat Djarot Syaiful Hidayat yang menemani Ahok hingga 2017 mendatang.

Untuk pemilihan 2017, Ahok akan maju bersama dengan Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Aset Daerah DKI Jakarta Heru Santoso melalui jalur independen. Keduanya menggunakan gerakan masyarakat Teman Ahok sebagai kendaraan politik. Hingga kini Ahok telah mendapat dukungan dari Partai Demokrat dan Hanura untuk mengumpulkan hampir 1 juta KTP agar bisa lolos administrasi pencalonan dirinya.

Sementara itu, sejumlah nama mencuat dalam bursa penjaringan bakal calon gubernur dari sejumlah partai. Nama Bupati Bojonegoro Suyoto masuk dalam bursa bakal calon gubernur dari Partai Amanat Nasional selain artis Desy Ratnasari dan pelawak Eko Patrio.

Jajaran nama lain juga mencuat dari partai lain. Partai Kebangkitan Bangsa mulai melirik penyanyi Ahmad Dhani untuk menjadi jagoan di gelaran tersebut. Sementara itu, Partai Gerindra masih menggelar survei internal untuk menentukan siapa tokoh atau kader yang akan diusung. Muncul dalam bursa Gerindra antara lain pengusaha Sandiaga Uno, mantan Menpora Adhyaksa Dault, mantan Menteri Kehakiman Yusril Ihza Mahendra, Anggota DPRD DKI yakni Syarif, Mohammad Sanusi, dan Anggota DPR Biem Triani Benyamin.

Menghadapi sejumlah nama besar tersebut, Ahok tak khawatir. “Tidak apa-apa lah. Dulu si Foke juga nyatu semua (partai pendukungnya) dan mereka melawan kami dua partai,” kata Ahok di Kantor Balai Kota DKI Jakarta, Senin (28/3). (CNN)

Komentar

Berita Lainnya