Dalam peringatan ini, Gubernur Sumsel H Alex Noerdin diberikan gelar adat oleh Lembaga Adat Kota Lubuklinggau, yakni bergelar Pangeran Natadiraja Utama dan Komjen Pol Budi Waseso (Buwas) yang merupakan Kepala BNN RI mendapat Gelar Ksatria Wirakrama Nusantara.
Dalam paripurna ini, juga hadir Ketua DPRD Sumsel H Ramanda Giri Kiemas dan anggota DPRD Sumsel dapil VII, Bupati Muratara HM Syarif Hidayat, Wakil Bupati Musirawas, Hj Suwarti, Ketua DPRD Empat Lawang David Aljufri, Perwakilan kepala daerah Provinsi Jambi dan Bengkulu, serta undangan lainnya.
Walikota Lubuklinggau, H SN Prana Putra Sohe mengungkapkan, peringatan HUT momentum istimewa baginya di tahun terakhir periode pertama dan hampir lima tahun ini mewujudkan tagline Lubuklinggau sebagai kota jasa, industri dan perdagangan yang unggul mewujudkan Lubuklinggau Kota Madani yang terjabarkan dalam tujuh sektor pembangunan.
Sementara, Gubernur H Alex Noerdin menyatakan, Sumsel provinsi yang motivasi bangun daerah yang paling kuat se-Indonesia dan didukung oleh bupati dan walikotanya.
“Terimakasih kami sudah diberi gelar dan suatu kehormatan kami. Kalau semua punya semangat seperti Nanan bisa maju pesat. Nanan telah menunjukan network dan jejaring, dalam membangun yang sangat diperlukan seorang pemimpin,” kata dia.
Menurutnya, Lubuklinggau begitu banyak program yang melibatkan masyarakat. Insya Allah Linggau bisa meniru Sumsel sebagai daerah zero konfliks etnis dan antar agama yang jadi syarat utama mengelar berbagai kegiatan dan investasi.
“Linggau banyak peningkatannya dan rakyatnya guyub. Banyak kota yang tidak punya SDA juga bisa hebat, maka terus jadikan kota ini kota jasa, pendidikan dan investasi. Lubuklinggau sudah dalam trek yang benar dan sudah membuktikan Linggau sangat dinamis,” ungkapnya.
Sementara, rangkaian HUT kali ini meliputi pawai budaya, festival gendang nusantara, pemecahan Rekor MURI deklarasi Pasukan Anti Narkoba dan kegiatan lainnya. (ADV/Mulyadi)













