oleh

50 Bus Transmusi Bantuan Kemenhub Mulai Beroperasi Hari ini

Ilustrasi
Ilustrasi

PALEMBANG I Sarana Pembangunan Palembang Jaya (SP2J) mulai mengoperasikan  50 unit bus baru bantuan dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub) hari ini (11/4). Selain kepengurusan administrasi kendaraan yang sudah rampung, tenaga sopir dan pramuniaga baru diyakini memberikan suasana kerja yang lebih fresh (segar) sebagai transportasi yang nyaman, anam dan terjangkau bagi publik.

Direktur Utama PT SP2J Ahmad Nopan mengatakan, dengan datangnya 50 unit baru dari Kemenhub ini maka bus BRT yang dimiliki pihaknya sebanyak 170 unit. Selama ini 120 unit sebelumnya sudah beroperasional lancar. Namun dengan travel baru diharapkan bisa membantu pelayanan ke masyarakat lebih cepat lagi.

“Kalau sebelumnya penumpang harus menunggu sekitar 8 – 10 menit, kami pastikan dengan tambahan bus baru waktu tunggu bisa 3-5 menit saja. Sebab, selain diperuntukkan untuk luar wilayah, unit baru akan diujicoba di wilayah dalam kota,”kata Nopan, minggu (10/4).

Dipastikannya, koridor untuk wilayah Kenten Laut akan diisi kembali BRT Transmusi. Sementara untuk ke Betung atau Inderalaya juga akan menggunakan unit baru. “Rinciannya berapa ke Kenten dan seterusnya masih akan kami evaluasi di hari pertama besok (hari ini),” cetusnya.

Nopan menjelaskan, pihaknya baru mengoperasionalkan unit baru di bulan April ini lantaran sebelumnya masih harus mengurus perizinan administarasi kendaraan umum, seperti BPKB, STNK, dan plat nomor. Pihaknya juga harus merekrut 50 orang tenaga baru sopir dan pramugara yang diperuntukkan untuk mengisi bus tersebut.

“Kami akan jalin komunikasi yang baik kepada setiap tenaga kerja, jangan sampai terjadi lagi demo sopir transmusi seperti dulu. Tugas kami tentu akan menyejahterakan mereka, melengkapi mereka dengan jaminan BPJS Ketenagakerjaan, dan yang pasti komunikasi jalan terus. Akan digelar rutin kumpul dialog dan olahraga bersama,”terang dia.

Terkait tarif, saat ini BRT Transmusi sudah menerapkan tarif baru sebesar Rp5000 dalam upaya penyesuaian penurunan BBM. Adapun untuk penggunakan smart card, diakuinya sudah menyerahkan sepenuhnya kepada pihak MDP yang dibantu BSB. (Supardi)

Komentar

Berita Lainnya