oleh

19 April Pemkot Palembang Gelar Lelang Jabatan

lelangjabatanPALEMBANG I  Setelah menerima surat rekomendasi dari Komisi Aparatur Sipil Negara ( KASN), proses seleksi jabatan terbatas di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) akan dimulai pada Selasa (19/4). Tahap awal seluruh peserta yang terdiri dari Pegawai Negeri Sipil
(PNS), seleksi yang berasal dari 12 jabatan tinggi pratama akan mengikuti assessment yang digelar di Jakarta oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN).

Walikota Palembang H Harnojoyo mengatakan, proses seleksi ini dimulai berdasarkan hasil rapat yang kembali digelar oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) pada 13 April lalu.   “Mulai 18 April jabatan yang dilelang untuk sementara waktu akan dipimpin oleh Pelaksana Tugas (Plt) yang akan bertugas  selama proses lelang jabatan digelar,”kata  Harnojoyo, Sabtu (16/4/2016).

Dilanjutkan Harnojoyo, Penunjukkan Plt ini telah dilakukan berdasarkan Surat Keputusan (SK) Walikota dengan menunjuk Sekretaris atau kepala bidang di SKPD terkait yang jabatan pimpinannya dilelang.

Sementara itu, Kabag Humas dan Protokol Pemkot Palembang, Akhmad Mustain menjelaskan, kemungkinan besar  pelaksanaan seleksi atau lelang jabatan ini berlangsung lebih kurang dua bulan kedepan. “Proses seleksi memakan waktu empat hari sampai tanggal 22 April,
dengan tiap peserta mengikuti assessment selama dua hari. Setelahnya hasil assesment diproses sekitar 2-3 pekan yang hasilnya akan diserahkan oleh BKN pada panitia seleksi,”kata Mustain.

Assessment tidak hanya diikuti oleh peserta dari delapan jabatan yang dipersoalkan. Ada empat jabatan yang pejabat saat ini dinilai diangkat tanpa lelang. Artinya pejabat saat ini akan dinilai lebih dulu, layak atau tidak menduduki posisinya.

Proses seleksi yang dilakukan oleh Pansel kemungkinan besar akan digelar di Palembang mengingat Pansel ini diketuai Sekda Provinsi Sumsel Mukti Sulaiman. Seluruh nama Pansel telah terkumpul kecuali Kementerian PAN-RB. Kesepakatan mereka lelang akan digelar di
Palembang, untuk mendukung efisiensi anggaran.

Dari 16 calon peserta seleksi yang merupakan mantan pejabat yang dinon-jobkan tanpa kesesuaian prosedur dan pejabat eksisting, ada satu nama yang dipastikan tidak akan ikut serta dalam seleksi. Mantan Staf Ahli bidang Pemerintahan, Politik, Hukum, dan HAM Prof Edward Juliarta yang saat ini telah menjabat sebagai Sekda Kota Padang Panjang, Sumatera Barat.

“Ketika kita hubungi, beliau ucapkan terima kasih dan menyatakan tidak ikut dalam proses ini. Artinya, untuk seleksi ada 15 peserta ditambah empat yang assesment. Proses seleksi sendiri ditargetkan selesai selama satu bulan,”tukasnya.

Sementara itu beberapa pejaabat yang dihubungi  seperti Kepala Dishub palembang Sulaiman Amin tidak dapat memberikan komentar atas jabatan yang ia emban untuk sementara waktu
dinonaktifkan.(Supardi)
Empat jabatan assessment :
1. Badan Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan (BPMK) : Edwin Effendi
2. Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) : Ahmad Zazuli
3. Dinas Perhubungan (Dishub) : Sulaiman Amin
4. Asisten I bidang Pemerintahan : Harobin Mastofa
Delapan jabatan yang dilelang
1. Dinas Pendapatan Daerah : Agus Kelana – Shinta Raharja
2. Badan Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (BPM-PTSP) :
Ridwan – Ratu Dewa
3. Badan Pemberdayaan Perempuan dan KB (BPPKB) : Sadaruddin -Heri Aprian
4. Badan Arsip, Dokumentasi, dan Kepustakaan : Asmawati – Hanafiah
5. Dinas Penerangan Jalan, Pertamanan, dan Pemakaman (DPJPP) : Alex
Ferdinandus – Rubinsi
6. Dinas Perindustrian, Perdagangan, dan Koperasi (Disperindagkop) :
Syahrul Hefni – Dewi Isnaini
7. Staf ahli bidang Pendapatan Daerah : Yulius Haidar – Masripin Toyib
8. Staf Ahli bidang Pemerintahan, Politik, Hukum, dan HAM : Edward
Juliarta – Yanuarpan Yani

Komentar

Berita Lainnya