oleh

Warga Tanjung Serang Minta Kades Lebih Transparan Kelola Dana Desa

OGAN KOMERING ILIR – Proyek pembangunan di Dusun I Desa Tanjung Serang, Kecamatan Kota Kayuagung tampaknya belum berjalan mulus. Pasalnya, warga setempat melayangkan protes terhadap gaya otoriter oknum Kepala Desa (Kades) Tanjung Serang yang diduga tanpa melibatkan warga dalam setiap pembangunan desa.

“Selama ini, kami tidak pernah diajak musyawarah dalam pembangunan cor jalan Lorong Khotip Dusun 1 Desa Tanjung Serang. Bagaimana mau mengetahui panjang jalan yang dibangun, sementara papan proyek tidak ada. Bahkan warga pun tak dilibatkan dalam rencana pembangunan,” kata warga Desa Tanjung Serang, Muhammad Iqbal, S.Hum., Jum’at (29/10/2021).

Mirisnya lagi, masih kata dia, pembangunan cor jalan lorong memasuki lahan miliknya. Tak tanggung-tanggung, jalan cor yang baru dikerjakan belum sepekan terakhir ini masuk ke lahan pemukiman warga 10 centimeter kiri kanan sepanjang 100 meter.

Dia juga binggung kenapa oknum kades seenaknya saja dalam setiap mengambil kebijakan pembangunan desa, tanpa melibatkan warga atau pemilik lahan maupun Badan Permusyawaratan Desa (BPD).

“Pembangunan jalan cor desa tanpa memasang papan proyek jelas mengindikasikan adanya dugaan-dugaan permainan. Justru dengan cara feodal seperti ini membuat warga bertanya-tanya ada apa ini,” ucap Ikbal, ahli waris yang lahannya terkena pembangunan jalan cor ini.

Dia mendesak oknum kades lebih transparan dalam mengelola anggaran desa demi kemajuan Desa Tanjung Serang.

Selain itu, pihaknya mendesak oknum kades segera membongkar bangunan cor yang memasuki lahan miliknya. Jika tidak, pihaknya mengancam akan turun ke jalan memprotes semua kebijakan oknum kades yang dinilai tidak berpihak ke warga.

“Kami sangat menyayangkan sikap otoriter oknum kades. Bukannya mengajak berembuk atau musyawarah terkait masalah pembangunan jalan cor ini, namun justru menyusun kekuatan mengajak sebagian warga bermukim di Lorong Khotip untuk mencari pembenaran,” jelasnya.

Menyikapi protes warga, Kades Tanjung Serang Hermayani dikonfirmasi, Jum’at (29/10/2021) melalui selulernya beberapa kali tak kunjung diangkat. Bahkan sesekali tidak dalam keadaan aktif. Begitupun ketika dihubungi melalui pesan whatapps juga tak kunjung dibalas.(Romi)

Komentar

Berita Lainnya