oleh

Terus Kampanyekan Kebiasaan Mencuci Tangan

Lahat | Terus menggeloranya imbauan akan pentingnya mencuci tangan dan sudah banyaknya warga yang meninggal akibat Covid 19, membuat warga di Kabupaten Lahat,  kini mulai terbiasa dan sadar pentingnya mencuci tangan.  Bahkan,  warga merasa ada ‘keganjilan’ jika tak mencuci tangan. 

Disisi lain,  aktivitas mencuci tangan yang mulai terbiasa ditengah masyarakat ini dimudahkan lantaran banyaknya fasilitas cuci tangan baik di pasar,  pertokoan,  warung,  perkantoran dan tempat tempat lainya.

“Kalau sebelum dan sehabis aktifitas jika belum cuci tangan rasanya kaku lantaran seperti enggan menapakan tangan pada bagian tubuh lainya seperti mengusap muka.  Selain mulai terbiasa keberadaan penyebaran covid 19 terus membayangi sehingga kalau tak cuci tangan seraya bisa kena covid 19,”aku Faridah,  (42) warga Kota Lahat,  saat dibincangi Senin,  (16/11/2020).

Apalagi diakui Farida,  setiap hari ia harus pergi ke pasar untuk membeli sayur mayur untuk dijual kembali kepada warga di sekitar rumahnya.  Tahu sendiri, ujar Farida di pasar selalu ramai dan berpotensi besar terjadinya penyebaran covid 19. 

Sementara,  yang ia ketahui jika pusat keramaian rentan terjadi penyebaran virus corona.  “Ya takut juga kena corona ini.  Apalagi sudah banyak yang meninggal.  Namun demikian,  cuci tangan sebenarnya tidak hanya untuk menghindari corona tapi merupakan bagian dari penerapan pola hidup bersih dan sehat, “sampainya.

Senada,  Ayu Lestari (26) mengatakan keberadaan fasilitas cuci tangan dibanyak tempat di Kota Lahat,  mendorong kesadaran untuk mencuci tangan.  

Bahkan,  ujarnya sambil sedikit bercanda saat bertemu tempat cuci tangan ia langsung menghampiri, membuka kerang,  meneteskan sabun yang ada lalu kemudian membilas. 

“Weh sehari kadang berapa kali. Apalagi,  di Pemkab Lahat,  hampir di semua kantor disediakan. Di Bank Bank juga.  Bagi saya tidak berat sekedar cuci tangan bahkan terasa manfaatnya bagi kesehatan,”Sampai wanita berjilbab yang bekerja di Lingkungan Pemkab Lahat,  ini. Seraya mengatakan karena virus corona bisa membahayakan dan bisa menyerang siapa saja,  jadi apa salahnya jika semua warga terbiasa mencuci tangan.

Sebelumnya,  untuk membiasakan aktif mencuci tangan sejak dini,  SD Santo Yosef Lahat,  mengajarkan peserta didik untuk rajin mencuci tangan baik di sekolah maupun di rumah. Kepala Devisi Pendidikan Yayasan Tarakanita Lahat, Hery Susilo, SAg MM. Sebelum diberlakukannya pembelajaran dengan sistem daring,  siswa siswi dididik agar terbiasa mencuci tangan.  

Bahkan,  katanya para guru di terjunkan langsung untuk mengajarkan kepada siswa bagaimana cara membilas tangan dengan baik. 

Bukan sekedar itu,  kebiasaan yang tertanam pada diri siswa siswi tersebut diharapkan bisa berdampak bagi keluarga dan lingkungan tempat tinggal siswa. “Ya kewaspadaan sejak merebaknya covid 19 ini terus kita tingkatkan dengan menjalankan himbauan dari pemerintah.  Mulai cuci tangan,  menggunakan masker dan menghindari keramaian,”terangnya.

Sementara,  untuk mengajak dan mengkampanyekan gerakan aktif mencuci tangan, Bupati Lahat, Cik Ujang SH serta para pejabat Pemkab Lahat, terus memberikan imbauan.  Dan dibeberapa tempat ikut memeragakan cara cuci tangan yang baik dan benar. 

Dikatakan Cik Ujang,  hal ini dilakukan untuk memberikan pengertian dan wawasan kepada masyarakat dan menjadi sebuah budaya di tengah masyarakat Kabupaten Lahat, khususnya anak-anak. Sehingga bisa terhindar dari terjangkit penyakit seperti ditengah wabah Virus Corona (Covid – 19).

“Menjaga kebersihan tangan salah satu upaya penting agar terhindar dari berbagai penyakit, dan mengantisipasi wabah penyebaran virus Covid 19,” ungkapnya.

Menurut Bupati Lahat, menjaga kebersihan tangan baik di kantor, sekolah, atau dimanapun berada merupakan hal yang sangat penting untuk terhindar dari penyakit. “Dengan terus menjaga kesehatan diri dan menjaga kesehatan lingkungan, kita tidak mudah untuk terserang penyakit. Maka mari kita mulai kebiasaan baik, mencuci tangan setiap kali usai beraktivitas,” ungkapnya.

Sementara,  hingga Sabtu,  14 November 2020, perkembangan terkini Covid 19 di Kabupaten Lahat,  seperti disampaikan Juru bicara Gugus Tugas Covid 19 Kabupaten Lahat,  Taufik M Putra,  menyampaikan untuk warga yang SUSPEK ( ODP+PDP ) sebanyak 359 orang dan 5 orang proses.  Kemudian,  warga yang Kontak erat sebanyak 1875 orang dan 85 orang prose.  Probable,  10 orang.  

“Yang terkonfirmasi sebanyak 324 orang,   20 orang meninggal dunia, 256 orang sembuh dan 48 orang proses,”sampainya. (Sfr)

Komentar

Berita Lainnya