oleh

Ternyata Ini Sebab Musda KNPI ke-V Basel Ricuh

TOBOALI – Alat kelengkapan dinilai cacat hukum menjadi sebab Musyawarah Daerah (Musda) ke-V Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Bangka Selatan (Basel) yang digelar pada Jumat (21/8) kemarin berujung ricuh dan diskors.

Anggota Majelis Pertimbangan Indonesia (MPI) KNPI Basel Norman Ajis mengatakan panitia kegiatan dengan agenda pemilihan ketua baru periode 2020-2023 tersebut tidak bisa melampirkan SK kepanitiaan.

“Saat kita tanya mereka hanya menunjukkan SK carateker, ini kan cacat secara pelaksanaan. Kelengkapan musda lainnya seperi panitia pengarah dan panitia pelaksana juga tidak jelas,” ujar Norman Ajis, Sabtu (22/8/2020) siang.

Norman mengungkapkan seharusnya tidak diperbolehkan dan cacat jika panitia, SC dan OC dirangkap seperti yang disampaikan ketua panitia. Dikhawatirkan, nanti akan berujung ke gugat menggugat dalam hasil pelaksanaan musda.

“Kami khawatir akan berujung perpecahan pemuda Basel, ini yang kami tidak mau. Untuk itu saya imbau agar pelaksanaan musda nanti dapat dipersiapkan dengan matang dan sesuai dengan aturan dan AD/ART,” pinta Norman.

Norman menyarankan, musda sebaiknya ditunda terlebih dahulu untuk menjaga kondusifitas daerah hingga berakhirnya pelaksanaan Pilkada serentak tahun 2020 ini. Jika tetap dilanjutkan, seharusnya disiapkan secara matang.

“Kalau pun memang harus dilaksanakan sebelum pilkada, musda ini harus dipersiapkan dengan matang dan sesuai dengan aturan demi menjaga kekompakan pemuda Kami, semoga ini menjadi pertimbangan pengurus KNPI Babel,” jelas dia. (Devi)

Komentar

Berita Lainnya