PALEMBANG I Dinas Komunikasi dan Informasi (Kominfo) Kota Palembang berjanji akan membangun smart city pada tahun depan, dengan adanya program ini dapat menunjang Kota Palembang sebagai Kota Metropolitan bertaraf internasional. Proyek ini menelan anggaran mencapai Rp 10 miliar
Kepala Dinas Kominfo Kota Palembang, Kurniawan menerangkan, 2017 pihaknya mulai melaksanakan progres realisasi pelaksanaan sistem smart city, untuk menunjang pelayananan berbasis informasi.
“Awal tahun 2017 mulai kita laksanakan. Karena kita sudah mendapatkan konsep smart city berbasis tekonologi yang tidak kalah dengan beberapa kota yang sudah menerapkan smart city dalam menjalankan roda pemerintahannya,”kata Kurniawan, Selasa (5/10).
Kurniawan menyampaikan, saat ini pihaknya sedang menjajaki kerjasama dengan beberapa kota dan provider selullar untuk mensuport persiapan pelaksanaan smart city di Kota Palembang.Bahkan, dalam waktu dekat pihaknya akan kembali melakukan kunjungan untuk belajar ke Kota Bandung, konsep konsep smart city dan koment center berupa pusat informasi kota bandung yang terintegrasi seluruh SKPD.
“Untuk tahap pertama, kita akan integrasikan 10 yang sudah siap dari segi fasilitas. Nantinya, setelah sukses dalam satu tahun, kita akan intefrasikan seluruh SKPD, jika perlu sampai Kecamatan dan Kelurahan, yang saat ini samgat membutuhkan integrasi berbasis teknologi informasi untuk melaksanakan PATEN,”jelasnya.
Untuk konsep yang akan di pakai, sambung Kurniawan ada beberapa pilihan yang ditawarkan pihak ketiga yang akan langsung melakukan pengelolaan terhadap koment center.Dimana, untuk konsep ruangan kita mengambil sebuah ruangan yang menyerupai ruang kendali kapal pesawat antariksa seperti di film Star Wars.
“Pengelolaan akan kita serahkan kepada pihak ketiga. Dimana, pengelolaan akan lebih profesional melalui aplikasi yang disediakan dalam menjalankan sistem goverment di lingkungan Pemkot
Palembang,”ungkapnya.
Kurniawan menerangkan, untuk pembangunan sistem smart city termasuk riang aplikasi dan koment center, diperlukan anggaran sekitat Rp 10 miliar.Dimana konsep smart city untuk tahap awal akan dilakukan pembangunan koment center, kemudian dilanjutkan dengan persiapan platform smart city, berupa konsep seperti wadah seluruh aplikasi smart city.
Terkahir, akan dipersiapkan pembenahan aplikasi baik pemerintahan maupuan aplikasi publik. Dan tidak kala pemting adalah dukunga Walikota agar realisasi yang diinginkan dapat tercapai.
“Jika memang konsep ini dapat dilaksanakan dan dimulai awal 2017, maka sebelum Asian Games bisa direalisasikan. Persiapannya pun akan kita lakukan sampai ke masing-masing SKPD,”ungkapnya. (Son)












