oleh

Spesialis Pemalak Truk Dihadiahi Tima Panas

pemalakEMPAT LAWANG I Pemalak yang kerap beraksi di kawasan Jalan Lintas Pendopo – Muara Pinang terpaksa dilumpuhkan aparat Satreskrim Polres Empat Lawang, Selasa (22/3) sekitar pukul 03.00 WIB. Tersangka adalah Tarmizi (26), warga Desa Tanjung Tawang, Kecamatan Muara Pinang ini ditembak aparat sebanyak dua kali.

Informasi dihimpun, tersangka bersama dua temannya Redi dan Rs  pada Sabtu (19/3) memalak truk berisi durian milik Ahmad Samawi (68) warga Desa Tanjung Tawang di kawasan Desa Seleman Ulu, Kecamatan Muara Pinang. Mereka memalak menggunakan senjata tajam (sajam) jenis pisau.

Setelah memalak, tersangka hendak pergi ke Palembang menggunakan salah satu bus. Namun tiba di salah satu rumah makan di Prabumulih, tersangka digerebek dan terpaksa diberi hadiah timah panas di kaki kanannya.

“Truk kami stopi bertiga. Saya hanya membawa motor, sedangkan yang malak mereka berdua. Saya hanya diajak,” kelit tersangka Tarmizi ketika ditemui di Polres Empat Lawang.

Satu truk, kata dia, diminta Rp50 ribu. Namun truk milik Ahmad Samawi ketika dicegat hanya memberi Rp5 ribu. “Tapi kalau mereka beri dibawah Rp50 ribu tidak apa-apa, kami tidak maksa. Sopir truk tidak kami lukai, tapi bos durennya yang melaporkan kami,” kata Tarmizi yang hanya tamatan SD.

Dirinya hendak ke Palembang, bukan untuk melarikan diri tapi untuk mencari pekerjaan. “Saya baru sekali ini, itupun diajak. Ke Palembang mau cari pekerjaan,” kata pria yang berprofesi sebagai petani ini.

Kasat Reskrim, AKP Nanang Supriatna melalui Kanit Pidum, Iptu Indra Gunawan mengatakan, tersangka Tarmizi juga residivis, ditahan di Pagaralam kasus ganja. Barang bukti yang diamankan uang tunai Rp1 juta milik korban.

“Korban mengalami kerugian Rp1 juta. Incaran para pelaku bukan hanya truk pangangkut durian saja tapi truk-truk lainnya juga,” jelasnya.

Modus tersangka yakni mencegat truk lalu diancam dimintai uang tunai menggunakan sajam. Saat ini tersangka Tarmizi sudah diamankan di Mapolres Empat Lawang, dia diancam pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan (curas).

“Ancaman hukumannya lima tahun penjara. Tersangka lainnya yakni Redi sudah kami tangkap sedangkan yang lainnya masih proses penyelidikan,” pungkasnya. (Ridi)

Komentar

Berita Lainnya