oleh

Puluhan Rumah Warga Trans Muara Kuang Terendam Banjir

Ilustrasi
Ilustrasi

INDERALAYA I Rumah sebanyak 75 Kepala Keluarga (KK) dari 100 KK yang merupakan warga transmigrasi yang bermukim di SP II Desa Tanah Abang, Kecamatan Muara Kuang, Kabupaten Ogan Ilir terendam banjir. Sebanyak 75 KK yang rumahnya terendam banjir itu akhirnya berinsiatif pindah ke SP I guna menyelamatkan diri.

Pantauan dilapangan, sudah hampir satu pekan terakhir sebanyak 75 KK yang rumahnya terendam air dan mereka sudah mengungsi ke SP I yang lokasinya lima kilometer dari trans SP II.

Ketinggian debit air pun kini sudah mencapai 1,5meter. Bahkan air sudah masuk ke rumah-rumah warga sehingga warga trans pun berinsiatif beralih mengungsi ke rumah kerabat yang ada di SP I.

Edi, salah seorang warga trans yang rumahnya terendam banjir mengaku sudah sepekan ini rumah warga trans SP II terendam banjir.

Dia mengaku tidak dapat berbuat banyak akibat luapan Sungai Ogan ini. Kendati demikian, sebagian besar warga trans menyelamatkan harta benda yang dapat diselamatkan.

“Sampai saat ini belum ada satupun bantuan dari pemerintah. Ya, sudah seminggu tidak ada kabar bantuan pemerintah,”ucapnya.

Menurut Edi, kejadian banjir ini baru pertama kali terjadi. Pada tahun sebelumnya, ketinggian air tidak sampai emmasuki rumah warga.

Dia melanjutkan, sebagian warga trans SP II banyak mengalami kerugian. Bukan saja harta benda, emlainkan tanaman seperti cabe, kacang panjang, tanaman karet yang mati akibat terendam air.

Sementara itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi OI Afrizal Hasyim melalui Kabid Pemukiman dan Penempatan‎, M Saili saat dikonfirmasi mengakui adanya banjir tersebut.

“Kami baru tahu Jum’at lalu kalau warga trans mengalami ekbanjiran. Nanti kami akan meninjau langsung ke lapangan guna mengetahui dari dekat kondisi warga trans SP II Tanah Abang yang terendam banjir,”tuturnya. (ST)

Komentar

Berita Lainnya