oleh

Polda Sumsel dan Masyarakat Sumsel Berduka

Palembang l Masyarakat Indonesia, khususnya warga Palembang Sumatera Selatan, kembali kehilangan seorang ulama, tokoh dan guru. Adalah KH Kgs. Ahmad Nawawi Dencik Al-Hafidz.

Ungkapan khusus disampaikan oleh Kapolda Sumsel Irjen Pol Prof Dr Eko Indra Heri S MM beserta staf dan jajaran merasa kehilangan Almarhum salah satu tokoh ulama Penghapal Alquran.

” Kita mengucapkan turut berduka cita, semoga diampuni dosa-dosanya diterima semua amal ibadahnya, diberikan tempat terbaik disisi Allah SWT serta keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan dan kesabaran Aamiin,” ucap Jenderal Eko.

KH Kgs Ahmad Nawawi Dencik merupakan Imam Besar Masjid Agung Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II Jayo Wikramo Palembang. Almarhum meninggal dunia di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Subroto Paviliun Kartika Jakarta, Minggu (27/6/2021), pukul 14.07 WIB.

Imam tetap Salat Tarawih 30 juz di masjid terbesar di Palembang tersebut sebelumnya sempat dirawat di Rumah Sakit Islam Siti Khadijah Palembang.

“ Innalillahiwainna ilaihirojiun. Telah meninggal dunia dengan tenang, saudara kita, guru kita, orang tua kita KH Ahmad Nawawi Dencik Al Hafidz, di RSPAD Pav Kartika pada pukul 14.07 WIB. Semoga almarhum selalu berada di sisi Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kesabaran dan kekuatan,” demikian kabar duka dari Keluarga Haji Marzuki Alie yang beredar di grup media sosial, Minggu (27/06/2021).

KH Nawawi Dencik Al-Hafidz merupakan seorang kiai, dai, ustadz dan ulama senior di Sumatra Selatan. Angkatan ustadz yang berkiprah mulai dari seorang qori tahun 1970-an dan penghapal Alquran handal di Sumsel hingga menjadi imam tetap Masjid Agung SMB II Palembang sudah tidak terhitung.

Selama Ramadhan, KH Kgs Nawawi Dencik tidak pernah absen mengimami Salat Tarawih dengan mengkhatamkan Alquran sebanyak 30 juz. Satu juz Alquran satu malam tarawih.

Ustadz Nawawi Dencik hanya pernah absen mengimami Shalat Tarawih pada saat pandemi COVID-19, yang mana Masjid Agung SMB II Palembang tidak menggelar shalat tarawih dan shalat Jumat tahun 2020.

Namun, pada Shalat Tarawih 1442 H tahun 2021, dia kembali menjadi Imam Tarawih dengan mengkhatamkan 30 juz. Seusai Idul Fitri, kondisi tubuh ulama yang hafal 30 juz Alquran tersebut mulai menurun. Hingga kabar duka datang, Minggu (27/6/2021), pukul 14.07 WIB.

Menurut Info Perwakilan dari Keluarga
Bahwa Jenazah Almukarrom guru kita KH. Kgs. A. Nawawi Dencik Al-Hafizh insyaa’Allah akan diberangkatkan dari Jakarta besok pagi, dishalatkan di Masjid Agung Palembang, sekitar Pukul 08.30 Wib dan dimakamkan di Pondok Pesantren Ahlul Qur’an (KM.10) Palembang. (Abdus)

Komentar

Berita Lainnya