oleh

Peserta Pilkada Wajib Ikuti Tes COVID-19

TOBOALI – Pasangan calon yang mengikuti Pilkada serentak tahun 2020 wajib melakukan rapid test dan test swab sesuai dengan draft yang nanti akan menjadi PKPU. Pemeriksaan kesehatan, jasmani, rohani, psikologi dan bebas narkoba.

Komisioner Divisi Penyelenggara Teknis KPU Bangka Selatan (Basel) Budi Wardoyo bilang, sesuai mekanisme yang akan dilakukan pasangan calon akan mengikuti rapid test dan test swab di RS Gatot Subroto Jakarta.

“Jika ada yang positif dari hasil swab akan dikembalikan ke standar pengamanan covid. Yaitu kalau dia sakit harus dirawat, maka masuk dalam ruang perawatan RSPAD, kalau OTG diisolasi mandiri sampai sembuh selama 14 hari,” ujarnya, Rabu (26/8/2020).

Ketika dinyatakan sembuh, akan dilakukan test swab kembali. Jika negatif, dilanjutkan kepada pemeriksaan kesehatan seperti yang diatur dalam PKPU. Budi mengatakan, hal inilah yang sedikit merugikan pasangan calon apabila dinyatakan positif covid.

“Karena dia akan kehilangan waktu sedikit untuk masa kampanye. Jadi pengaturan teknis dari KPU, setelah selesai sembuh, tes kesehatan bila dia lolos maka baru KPU akan menetapkan yang bersangkutan sebagai salah satu peserta pilkada,” ujarnya.

Namun satu hal yang harus diketahui, kata Budi apabila salah seorang pasangan calon positif covid tidak akan menggagalkan bagi mereka untuk ikut dalam berpartisipasi di pilkada. Yang menggagalkan jika tidak memenuhi syarat pencalonan dan calon. (Devi)

 

Komentar

Berita Lainnya