oleh

Perkosa Tunangannya, Pemuda di Musirawas Ini Batal Nikah

MUSIRAWAS – Niat MWA (21), Warga Kecamatan Jayaloka, Kabupaten Musirawas, Sumatera Selatan (Sumsel) untuk menikahi tunangannya pupus setelah harus mendekam di penjara untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Dia terpaksa diamankan setelah diketahui memperkosa istrinya sebut saja Melati (20).

Kejadian kelam yang menimpa Melati itu terjadi pada 14 Oktober 2020 lalu. Dari keterangan Melati, dirinya tidak menduga akan menjadi korban pelampiasan hawa nafsu kekasih hatinya sendiri.

Diceritakannya, kejadian itu bermula dari pelaku mendatangi kediamanya dan meminta izin kepada orangtuanya untuk mengajak korban pergi jalan-jalan. Usai diberikan izin, dirinya pun bersama pelaku pergi menaiki sepeda motor.

Di perjalanan, pelaku menghentikan sepeda motor, tepat di depan sebuah rumah kosong di Desa Ngestikarya, Kecamatan Sukakarya. Kemudian, Pelaku memaksa dirinya masuk kerumah kosong.

Bahkan, pelaku pun nekat mengendong dirinya lalu membawah masuk kedalam rumah kosong. Setiba di dalam rumah, dirinya berusaha memberontak, akan tetapi, pelaku justru membating tubuhnya jatuh ke lantai.

Tak sampai di situ, pelaku kemudian mengikat tangan korban sembari menutup mulut korban dan pelaku melancarkan aksinya.

Pasca kejadian tersebut, Melati bersama pihak keluarga melaporkan kejadian itu kepada pihak berwajib unit perlindungan anak perempuan Satreskrim Polres Mura.

“Benar telah kita amankan warga Jayaloka, Inisial MWAP (21) diduga telah melakukan berbuat asusila memperkosa MSP (20) seorang perempuan tidak lain tunanganya sendiri. Kini, pelaku sudah kita amankan sel tahanan Polres Mura,” terang Kapolres Mura AKBP Efrannedy melalui Kasatreskrim AKP Alex Andrian kepada sejumlah wartawan ketika dimintai keterangan, Rabu (28/10/2020) pagi.

Selain menahan pelaku, ada beberapa barang bukti (Bb) seperti sejumlah pakaian milik korban. “Dalam proses penyidikan atas laporan korban, mulanya pelaku kita panggil sebagai saksi. Akan tetapi, ketika penyidik melakukan introgasi pelaku akhirnya mengakui kalau dirinya sebagai tunangan korban dan mengakui semua perbuatanya. Selanjutnya, setelah dilakukan gelar perkara. Akhirnya, kita menetapkan pelaku menjadi  tersangka lalu kita amankan tersangka tengah berada dikediamanya,” tukasnya. (NURDIN)

Komentar

Berita Lainnya