oleh

Pengaspalan Jalan Lintas Timur Ogan Ilir Dinilai Terburu-buru

aspal-jalanINDERALAYA I Pengaspalan jalan negara di Jalan Lintas Timur (Jalintim) Ogan Ilir yang dilakukan pihak kontraktor satu pekan terakhir terkesan terburu-buru. Pasalnya, pihak kontraktor sengaja menghamparkan aspal hotmix saat hujan turun. Padahal langkah demikian jelas akan memengaruhi kualitas jalan negara sendiri.

Pantauan dilapangan, pengaspalan Jalintim sudah dilakukan sejak hampir satu bulan lalu. Selain mengaspal pada jalan yang sudah dilubangi, kontraktor juga mengaspal seluruh badan jalan. Sayangnya ketika hujan turun pada malam hari, pihak kontraktor sengaja melakukan pengaspalan.

Pengaspalan saat hujan turun pada malam hari pertama kali dilakukan kontraktor belum sampai satu pekan lalu, tepatnya di Desa Kerinjing Kecamatan Tanjung Raja Kabupaten Ogan Ilir. Kedua kali kembali dilakukan kontraktor dengan mengaspal jalan saat hujan di Desa Tanjung Dayang Kecamatan Inderalaya Selatan, OI. Tak tanggung-tanggung ada sekitar tiga dump truk bermuatan aspal hotmix yang akan menghamparkan aspal.

Akibat mengaspal jalan saat hujan turun, kualitas Jalintim OI menjadi bergelombang karena daya perekat kurang bermutu.

Salah satu warga Desa Kerinjing, Abdul mengaku sangat menyayangkan pekerjaan pengaspalan dilaksanakan pada saat hujan. Seharusnya pekerjaan itu jangan dulu dilaksanakan dan menunggu hari berikutnya.

“Kami menduga pekerjaan pengaspalan yang dialkukan kontraktor tidak memenuhi standar atau spesifikasi teknis. Masak, mengaspal jalan saat hujan turun. Wajar saja jika Jalintim OI ini cepat rusak karena dikerjakan asal-asalan,”tuturnya.

Dia menuturkan kalau pengaspalan dilakukan saat hujan menyebabkan suhu aspal mengalami penurunan. Bahkan tidak menutup kemungkinan pekerjaan pengaspalan tidak menggunakan perekat dasar.

Dia melanjutkan pihaknya sempat menanyakan ke pekerja dan pekerja menjawab kalau pengaspalan saat hujan tidak apa-apa dan tidak akan memengaruhi kualitas jalan.

“Wajar saja jika belum satu bulan jalan negara ini cepat rusak. Harusnya kontraktor tidak melakukan pengaspalan disaat hujan. Kan akan berpengaruh pada kualitas jalan,”katanya.

Dia meminta tim pengawasan mutu jalan untuk dapat mengkroscek keadaan jalan ini dan mendesak kontraktor melakukan perbaikan. (ST)

Komentar

Berita Lainnya