oleh

Pemprov Sumsel Siap Fasilitasi Pemeriksaan Pendahuluan BPK pada BUMD Migas di Sumsel

PALEMBANG – Wakil Gubernur Sumsel H. Mawardi Yahya menerima Ketua Tim BPK Perwakilan Sumsel yang diwakili Setyo Winarsih dan rombongan untuk entry meeting BPK dan penyerahan surat tugas, dalam rangka Pemeriksaan Pendahuluan atas Kegiatan Investasi dan Operasional BUMD Migas Tahun 2017-2020 ( Semester I) pada Pemprov Sumsel dan PT Sumsel Energi gemilang (SEG) dan instansi terkait lainnya, Senin (10/8/2020).

Mawardi mengatakan, pemeriksaan pengelolaan keuangan adalah tanggungjawab bersama. Ia pun berterimakasih atas kedatangan rombongan BPK. Mawardi berharap dengan adanya pemeriksaan ini keterbukaan dalam hal keuangan pada BUMD di Sumsel semakin baik.

“Pada prinsipnya Pemprov siap memfasilitasi agar BUMD dapat menyiapkan seluruh data yang diperlukan untuk pemeriksaan,” jelasnya.

Begitupun mengenai mekanisme pemeriksaan yang akan dilakukan, Mawardi menyerahkan sepenuhnya pada tim pemeriksa. Terutama jika ada pemeriksaan yang harus menyesuaikan protokol kesehataan karena pandemi.

“Silahkan lakukan pemeriksaan melalui online atau apa saja menyesuaikan protokol kesehatan. Harapan kita pemeriksanaan seperti ini bisa terus dilakukan secara reguler. Selain meningkatkan tanggungjawab BUMD juga dapat memotivasi jajaran di dalamnya,” tambah Mawardi.

Sementara itu, Ketua Tim BPK Perwakilan Sumsel yang diwakili Setyo Winarsih, menjelaskan bahwa berdasarkan surat tigas yang mereka kirimkan, pemeriksaan pendahuluan akan dilaksanakan selama 25 hari mulai 10 Oktober hingga 9 September 2020. “Latar belakang pemeriksaan ini adalah  adanya Permen SDM tentang 10% partisipasi interest (PI) pada wilayah kerja untuk tingkatkan peran BUMD dalam memperoleh pendapatan daerah,” jelasnya.

Lebih jauh Setyo mengatakan, tujuan pemeriksaan pendahuluan ini adalah untuk mengumpulkan data dan informasi serta gambaran proses bisnis investasi dan perolehan PI atau operasional BUMD Migas. “Juga sebagai langkah awal untuk dilakukan pemeriksaan terinci nantinya sehingga kita dapat data-data untuk pemeriksaan,” jelasnya.

Setyo mengatakan, terkait teknis pelaksanaan pemeriksaan pendahuluan dalam kondisi pandemi, pihaknya akan melakukan pemeriksaan dalam bentuk wawancara atau via Zoom, WhatsApp dan email. “Untuk itu kami mohon kesediaan waktu  dengan teknis yang akan kami lakukan,” pungkasnya. (Ad)

Komentar

Berita Lainnya