oleh

Pemprov Babel Alokasikan DID Rp1 Miliar untuk Sektor UMKM

PANGKALPINANG – Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung ( Pemprov Babel) menyalurkan bantuan modal kepada sektor Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dengan mengalokasikan dana sebesar Rp1 miliar dari Dana Intensif Daerah (DID) guna menggairahkan kembali roda perekonomian yang mengalami kelesuan imbas dari pandemi Covid-19.

“Dari dana insentif daerah yang didapat dari pusat , memang difokuskan sekitar Rp1 miliar untuk bantuan UMKM, bantuan modal tapi bukan berupa uang,” kata Gubernur Babel, Erzaldi Rosman, usai menyerahkan bantuan peralatan kepada UMKM, di ruang Pasir Padi, Kantor Gubernur Babel, Selasa (17/11/2020).

Erzaldi menjelaskan, bantuan yang diberikan tersebut bisa berupa peralatan produksi atau apa saja yang dibutuhkan oleh pelaku UMKM. “Seperti hari ini, dari Pemprov memberikan bantuan alat pemanggang roti dan bakso, untuk 20 pelaku UMKM di Kota Pangkalpinang,” ujarnya.

Tak hanya pelaku UMKM yang ada di Kota Pangkalpinang saja, diutarakan dia, nantinya Pemprov Babel juga akan menyerahkan bantuan ke kabupaten lainnya secara bertahap.

“Bantuan ini diharapkan bisa membantu pelaku UMKM untuk memulai usahanya atau melancarkan usahanya, apalagi di tengah pandemi, untuk membeli sendiri kemungkinan agak berat, Mudah-mudahan ini bisa membantu, ” harapnya.

Erzaldi melanjutkan, pemerintah akan mendatangkan dan memverifikasi mana saja pelaku yang layak dibantu, agar bantuan yang diberikan betul-betul tepat sasaran.

Sementara, Kepala Dinas Koperasi UKM Babel, Elfiyena menambahkan, penyaluran bantuan untuk pelaku UMKM di kabupaten nantinya akan dilakukan seleksi berdasarkan usulan dari pemerintah daerah.

“Kita lihat mana yang layak, karena selain dari provinsi, bantuan juga ada dari kabupaten/kota, dan bantuan itu menyesuaikan kebutuhan mereka, sekarang sedang tahap pengadaan, ” terangnya.

Bantuan ini, dijelaskan dia, merupakan perhatian dan kepedulian pemerintah terhadap sektor UMKM. Oleh karenanya dia berharap, UMKM di Babel bisa semakin berkembang sehingga ekonomi pun bisa meningkat. (EDI)

Komentar

Berita Lainnya