oleh

Pemkab Lahat Siaga Sambut Kemarau

LAHAT – Kendati saat ini hujan dengan intensitas tinggi masih mengguyur di Bumi Seganti Setungguan,  namun Pemkab Kabupaten Lahat, kini mulai bersiap menyambut kemarau. Terlebih, berdasarkan hasil prediksi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), bahwa musim kemarau di mulai pada awal Juni 2021 puncaknya hingga Agustus 2021.

“Meski kita tidak masuk dalam 10 kabupaten yang rawan Karhutla namun kewaspadaan sudah harus dipersiapkan mulai sekarang. Terlebih,  berkaca dari tahun sebelumnya 27 desa tersebar di 14 kecamatan di Kabupaten Lahat, terjadi karhutla.  Artinya potensi itu ada,” kata Haryanto, Kamis (25/3/2021).

Diterangkanya, Lahat mempunyai luas lahan hutan 55.848,57 Ha, dan perkebunan hingga 29.946,07 hektar. Artinya,  selain 27 desa butuh pantaun serius agar karhutla tidak meluas dan kembali terjadi. Ia sendiri memerintahkan setiap kecamatan berkoordinasi dengan Danramil dan Kapolsek untuk memantau setiap wilayah. Terlebih, Wabup mengajak masyarakat, ketika saat membuka lahan untuk tidak membakarnya.

Kapolres Lahat, AKBP Achmad Gusti Hartono SIk mengatakan pola penanggulangan karthula tahun ini tetap melakukan kegiatan Early Detection (pencegahan, red), dengan dibentukan tim terpadu dari TNI, Polri, Manggala Agni dan OPD terkait, sehingga deteksi pemadam bisa ditanggani secara cepat.

“Tim terpadu tetap dilaksanakan secara bersama sama. Kemudian juga perlu pembentukan masyarakat peduli api, agar mendorong dan menumbuhkan kepedulian masyarakat,” terangnya.

Dandim 0405 Lahat, Letkol Kav Shawaf Al Amien SE MSi mengungkapkan untuk menghadapi penanggulangan bencana alam (Gunbencal) Karthula, pihaknya mensiagakan personil dan perlengkapan baik  kendaraan, mobil patroli, dan tangki semprot. “Untuk kekuatan personil dan peralatan kita sudah siagakan, kemudian penting dilakukan gelar pasukan secara bersama sama,” terangnya. (Sfr)

Komentar

Berita Lainnya