oleh

Pemkab Basel Kembali Tunda Penyampaian Rancangan KUA & PPAS Perubahan 2020

TOBOALI – Penjabat (Pj) Sekda Kabupaten Bangka Selatan (Basel) Achmad Ansyori membenarkan jika eksekutif meminta pihak legislatif untuk menjadwalkan ulang rapat Paripurna penyampaian Rancangan KUA dan PPAS Perubahan tahun 2020.

“Memang kita minta jadwal ulang karena kesibukan dari Pak Bupati (Justiar Noer-red). Memang rancangan KUA dan PPAS harus disampaikan di rapat Paripurna DPRD dan yang menjadwalkan untuk itu dari DPRD,” kata Ansyori, Rabu (23/9).

Sebelumnya, Rencana Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA dan PPAS) perubahan tahun 2020 hingga saat ini belum juga disampaikan Pemkab Basel kepada pihak legislatif karena dikabarkan ditunda.

Begitu pula dengan KUA dan PPAS tahun 2021 juga belum disampaikan. Bilamana nanti APBD-P ditetapkan pada 31 November 2020 dan menyisakan waktu 1,5 bulan untuk eksekusi, artinya tidak mungkin akan mengeksekusi program fisik.

Yang memungkinkan hanya program non fisik. Sementara, kurang lebih 3 bulan lagi tahun anggaran 2020 akan segera berakhir. Pada tanggal 25 Desember mendatang adalah dead line terakhir pelaksanaan program.

Wakil Ketua Fraksi Keadilan Sejahtera Kebangkitan Bangsa (FKSKB) DPRD Basel Samsir meminta agar eksekutif segera menyampaikan KUA dan PPAS perubahan tahun 2020. Sebab pada jadwal ketiga yang telah direncanakan untuk penyampaian, malah direjadwalkan lagi.

“Artinya tanggal 1 Oktober baru banmus lagi semakin mengurangi space waktu dalam membahas. Apalagi perbup penjabatan mendahului perubahan kemarin belum diterima, laporan semester juga tidak ada,” kata Samsir, Rabu (23/9). (Devi)

Komentar

Berita Lainnya