oleh

Pembunuh Aipda Afrizal Belum Tertangkap. Ini Kata Kapolda Sumsel

Ogan Komering Ilir | Terkait kasus penembakan terhadap Kanit Reskrim Polsek Mesuji Makmur OKI Aipda Afrizal (33) yang tewas ditembus peluru perampok beberapa bulan lalu, Minggu 2 Juni 2019.

Kapolda Sumsel Irjen Pol Firli menegaskan pihaknya akan segera menyelesaikan kasus tersebut hingga terungkap.

Polri saat ini sedang melakukan serangkaian tindakan penyidik berdasarkan undang-undang untuk mengumpulkan keterangan saksi dan bukti sehingga membuat terang kasus tindak pidana.

“Kita berupaya cepat dalam penyelidikan kasus ini hanya saja dalam mengungkap kasus memerlukan waktu,” jelasnya saat kunjungan Kerja di Kabupaten OKI, Selasa 23 Juli 2019.

Dalam kasus Aipda Aprizal, pengungkapan perkara tergantung dari pembuktian, keterangan saksi, bukti petunjuk, serta keterangan ahli, dan lain-lain.

Firli menyebut, proses pengumpulan informasi terkendala minimnya saksi yang merupakan tantangan bagi Polri untuk mencari saksi lainnya.

“Namun kita tetap bekerja keras. Sama seperti lainnya, kasus ini merupakan tanggung jawab kapolda untuk tuntaskan kasus ini,” tandasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Aipda Anumerta Aprizal gugur akibat tertembak di bagian dada oleh kawanan perampok yang dipergokinya saat Patroli. 

Bintara tinggi Polri ini meninggal kehabisan darah akibat tertembak di bagian dada di Dusun V, Desa Beringin Jaya, Mesuji Makmur, Kabupaten OKI.

Peristiwa ini berawal saat almarhum bersama seorang rekannya Bripda Mahmudi sedang giat patroli ke wilayahan.

Ketika itu mereka mendapat laporan adanya perampokan di rumah Kodri, seorang warga asal Dusun V, Desa Beringin Jaya.

Mereka selanjutnya bergegas menuju lokasi bersama Kepala Desa Beringin Jaya Masdi dan empat warga setempat. Dalam perjalanan, mereka bertemu komplotan pelaku berjumlah enam orang yang berboncengan dengan tiga unit motor di atas jembatan.

Saat itu, Bripka Aprizal mengeluarkan tembakan peringatan ke udara satu kali agar pelaku menyerahkan diri. 

Namun bukannya menyerah, para pelaku membalas dengan menembak berkali-kali ke arah Bripka Aprizal dan rombongan.

Baku tembak ini mengenai dada kanan Aprizal hingga tewas, sedangkan usai penembakan komplotan bersenjata api ini, berhasil melarikan diri.(romi)

Komentar

Berita Lainnya