oleh

Pelaku Pembunuhan di Palembang Ditangkap, Satu Orang Masih Buron

Palembang l Unit Pidum dan Tekab 134 Satreskrim Polrestabes Palembang, berhasil bekuk satu dari dua pelaku penusukan terhadap korban Y yang mengakibatkan meninggal dunia, di Jalan Faqih Usman tepatnya depan pempek Mang Din, Sabtu (18/09/2021), sekira pukul 21.30 WIB.

Korban meninggal usai terkena tusukan pada bagian lehernya.

Tersangka Wahyu Alexander alias Alek (22) warga Lorong Hijrah Kelurahan 1 Ulu Kecamatan SU 1 Palembang, berhasil diamankan petugas di kota Jambi, Rabu (20/10/2021) pagi, Tersangka yang merupakan rekan pelaku utama yakni Bambang (DPO).

Kejadian berawal dari pelaku utama yakni Bambang dan Alex sedang mabok tuak, dan ribut dengan ketua RT di lindungan tempat tinggal kedua tersangka tersebut. Lalu karena kesal kedua sahabat ini berjalan dan saat melintas di tempat kejadian perkara (TKP), bertemu saksi Wahyu dan korban Y (15), yang sedang berbocengan sepeda motor juga melintas di TKP.

Kemudian kedua pelaku menghentikan motor korban namun korban langsung membelokkan motornya ke arah kanan. Sehingga pelaku Bambang langsung menusukkan pisau kearah leher korban yang sedang dibonceng. saksi Wahyu melihat kejadian tersebut langsung membawa korban ke Rumah Sakit (RS) BARI, dan sesampainya di RS korban dinyatakan meninggal dunia.

Kapolrestabes Palembang Kombes Pol Irvan Prawira Satya Putra melalui Kasat Reskrim Polrestabes Palembang, Kompol Tri Wahyudi. SH didampingi Kanit Pidum AKP Robert P Sihombing mengatakan, bahwa pihaknya berhasil mengamankan satu pelaku pembunuhan yang terjadi dikawasan Jalan Faqih Usman tepatnya depan pempek Mang Din, Sabtu (18/09/2021), sekira pukul 21.30 WIB.

” Ya benar, Unit Pidum dan Tekab 134 Satreskrim Polrestabes Palembang berhasil mengamankan 1 pelaku yakni Alex di tempat sembunyi di kota Jambi. Alek ini merupakan teman pelaku Bambang, yang saat itu bersama Bambang menghentikan motor korban,” ungkap Kompol Tri Wahyudi. SH, Kamis (21/10/2021).

Dijelaskannya, kedua pelaku tersebut sebelum menghabisi korban diketahui saat tengah dipengaruhi minuman miras jenis tuak, saat itu pelaku Bambang membabi buta langsung menusuk korban Y,

” Dari pemeriksaan peran pelaku Alex ini saat itu menyetop atau menghadang motor korban. Dan dari hasil keterangan pelaku Alex bahwa saat itu mereka hendak meminta uang dengan korban, karena motor mereka hendak berbelok saat itulah, pelaku Bambang menusuk korban,” beber Tri.

Kompol Tri Wahyudi menghimbau kembali kepada pelaku Bambang, untuk segera menyerahkan diri. Dan kepada keluarganya agar menyerahkan Bambang, “Karena sampai kapanpun akan terus di kejar, serta tidak akan segan-segan memberikan tindakan tegas,” tegasnya.

Kemudian, atas ulahnya tersangka akan dijerat Pasal 76 C Jo Pasal 80 ayat 3 Undang-undang No. 35 tahun 2014 tentang perubahan atas undang-undang No. 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak.

Sementara itu, dari pengakuan tersangka Alex telah mengakui perbuatannya.

” Sebelumnya Bambang habis ribut dengan RT, lalu kami minum tuak dan berjalan di TKP. Saya melihat korban dan menghentikan motornya, namun karena korban berbelok motornya sehingga Bambang kesal langsung menusuk korban yang saat itu dibonceng,” ujarnya.

Alek menambahkan awalnya mereka hanya hendak meminta uang saja pak, namun mungkin Bambang kesal, akhirnya korban ditusuknya.

” Usai penusukan kami berpisah saya kabur ke kota Jambi, saat kejadian memang Bambang membawa Sajam,” bebernya.

Selama pelarian ke kota Jambi, Alek mengaku tidak bekerja.

” Saya sangat menyesal dan meminta maaf pak,” tutupnya. (Abdus)

Komentar

Berita Lainnya