oleh

Pelaksanaan Pilkades Harus Selesai Tahun Ini

INDERALAYA I Sekretaris Daerah (Sekda) Ogan Ilir H Herman memastikan pelaksanaan pemilihan kepala desa (pilkades) akan dilakukan tahun ini. Hal ini menginggat rasa kekhawatiran akan makin bertambah lagi kades yang habis masa jabatan.

“Saat ini kami terus rapatkan bersama membahas tambahan dana pilkades. Ya kami upayakan agar pelaksanaan pilkades dapat dilakukan tahun ini juga,”kata Sekda OI H Herman,Kamis (7/4/2016).

Menurut Sekda, tahun ini saja tercatat ada 170 desa yang akan melangsungkan pilkades.

Lantaran terbatasnya dana yang dimiliki akhirnya pelaksanaan pilkades hanya dilakukan di 109 desa saja.

“Namun kami khawatir jika dilakukan sebagian saja akan berdampak pada kecemburuan desa yang tidak melangsungkan pilkades. Makanya kami targetkan harus dituntaskan semua ditahun ini,”jelasnya.

Disinggung apakah kekosongan jabatan kades akan menganggu penggunaan anggaran desa, lanjut Sekda, hal itu tidak akan menganggu kinerja karena ada pejabat sementara kades yang ditunjuk SKPD terkait.

“Tim dari BPMPD juga turun melakukan pengawasan terhadap penggunaan anggaran desa yang tiap tahun terus meningkat. Mudah-mudahan pelaksanaan pilkades berjalan lancar tanpa ada konflik horizontal,”terangnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pemerintahan Desa Edi Demang menambahkan pihaknya sudah dideadline pemerintah pusat agar secepatnya menyelesaikan pelaksanaan pilkades tahun ini.

“Untuk dana tambahan sudah diusulkan ke legislatif sebesar Rp2,34miliar untuk pelaksanaan pemilihan kepala desa (pilkades). Dengan adanya penambahan dana ini dipastikan seluruh desa akan melangsungkan pilkades serentak tahun ini,”tuturnya.

Saat ini, pihaknya tinggal menunggu persetujuan DPRD OI. Kalau untuk dana pilkades yang telah disahkan hanya Rp1miliar lebih. Tapi dana itu tidak cukup untuk seluruh desa  menyelenggarakan pilkades.

Menurut dia, dana tambahan pelaksanaan pilkades ini sangat penting. Sebab jika tidak diusulkan sekarang dikhawatirkan akan ada beberapa desa saja yang tidak melangsungkan pilkades.Desa yang belum menyelenggarakan pilkades berpotensi bakal menimbulkan kecemburuan. Apalagi desa tersebut sudah lama habis dan saat ini dipegang pelaksana harian. (ST)

Komentar

Berita Lainnya