oleh

Mahasiswa Unsri Terlibat Tawuran

INDERALAYA I Tawuran antara mahasiswa Universitas Sriwijaya (Unsri) kembali terjadi. Kali ini, mahasiswa Unsri Fakultas Teknik jurusan Tambang terlibat tawuran dengan sesama Fakultas Teknik yakni jurusan Mesin Kamis (7/4/2016) siang.

Tawuran yang pecah hampir satu jam ini mengakibatkan enam orang mahasiswa terluka. Dua orang mahasiswa terluka dibagian kepala dan harus dilarikan ke rumah sakit di Palembang.

Informasi dihimpun dilapangan, tawuran pecah terjadi saat pawai dalam kegiatan pentas olahraga seni. Saat itu ada dua mahasiswa dari fakultas teknik lain jurusan bersenggolan.

Tidak terima, keduanya saling serang dan melihat kejadian itu rekan-rekan mahasiswa lainnya ikut terlibat. Perang batu dan kayu sempat terjadi.

Petugas dari Polres OI pun datang dan menenangkan kedua kubu yang bertikai tersebut.

Akhirnya kedua kelompok dipertemukan di lantai 3, Fakultas Teknik untuk dimediasi upaya damai.

Diluar gedung tempat mediasi terpantau anggota Polres OI baik Sabhara maupun intel masih terlihat bersiaga dihalaman kampus khususnya Fakultas Teknik.

Dekan Fakultas Teknik Unsri, Subriyer Nasir menyatakan, perkelahian antar mahasiswa ini lantaran masalah sepele karena saling senggol.

“Ada acara pentas olahraga dan seni di Fakultas Tehnik. Ini salah paham saja dan sudah diselesaikan secara kekeluargaan,” singkatnya.

Sementara itu, Kapolsek Indralaya AKP Makmun Arrasyid menerangkan bahwa keributan tersebut terjadi karena adanya kesalahpahaman antar mahasiswa jurusan mesin dan tambang.

“Ya, sudah diselesaikan diinternal kampus. Kami hanya mengamankan wilayah agar tidak melebar kemana-mana. Saat ini sudah kondusif,” jelasnya. (ST)

Komentar

Berita Lainnya