oleh

Pedagang Pasar Cinde  Direlokasi BOT Mencapai Rp 228 miliar

PALEMBANG I Pemerintah Kota Palembang akan segera melakukan relokasi terhadap 400 pedagang pasari Cinde, para pedagang untuk sementara waktu akan ditempatkan di eks bagunan  Cineplex selama proses pembagunan, revitaliasi pasar Cinde dengan dilakukan sistem Built Operate Transfer (BOT) antara pemerintah Provinsi Sumsel dengan PT Magna Bytum.

“400 lebih pedagang yang terdata, pedagang yang berada dilapak berjumlah 113  sedangkan kios berjumlah  255 pedagang, sedangkan lapak yang kosong sebanyak  51dan 59 kios, nantinya para pedangang ini akan menempati halaman gedung Cineplex,”kata kepala  Bapedda Palembang Sapri Nungcik, ditemui usai rapat bersama dengan Pemprov Sumsel di gedung Sekretariat Daerah Palembang, Rabu (30/12/2015).

Kesepakatan tersebut diambil, dengan mempertimbangkan halaman eks bagunan Cineplex koson dan tidak begitu jauh dengan pasar Cinde yang ada, selain itu kapasitas halamanya juga sangat memadai untuk menampung para pedagang untuk sementara waktu.

“Nanti akan disosialisaikan kepada para pedagang, sehingga para dapat memaklumi wacana pasar Cinde yang akan dibangun menjadi  pasar tradisional moderen,”kata Sapri.

Sapri belum dapat menghitung berapa besar biaya sewa dan los nanti setelah pembagunan selesai dikerjakan, karena pihaknya akan melakukan penghitungan terlebih dahulu, namun diperkirakan biaya sewa akan mengalami kenaikan karena fasilatasnya lebih baik dari yang ada saat ini.

“Kami pastikan pedagang lama akan tetap menjadi prioritas untuk menempati kios maupun los yang baru, kami berharap para pedagang tidak khawatir,”Ujar Sapri.

Tidak hanya itu saja, gedung yang akan menjadi 12 lantai tersebut akan dapat menampung pasar yang lebih banyak lagi, karena kapasitas baru nanti akan lebih besar, dan kapasitas parkir juga sangat memadai, karena akan dibangun basment yang mampu menampung sebanyak 700 mobil.

“Dengan adanya revitalisasi ini tentu sangat menguntukan bagi Palembang, karena retribusi parkir dan biaya sewa kios dan los akan diambil oleh Pemkot, sehingga PAD Palembang nantinya akan mengalami peningkatan,”jelas dia.

Sementara itu, Kepala BPKAD Sumsel, Laonma L Tobing mengungkapkan nilai invetasi dari revitalisasi Pasar Cinde mencapai Rp 228 Miliar yang akan dikelola oleh pihak ketiga, dengan dana yang besar pasar Cinde akan menjadi pasar moderen terbesar.

“Semua bagunan gedung pasar akan dibongkar, sedangkan pedagang untuk sementara waktu akan direlokasi, dan biya relokasi sendiri semuanya akan ditangung oleh pihak ketiga sehingga pemerintah tidak akan mengluarkan dana,”kata Tobing.

Dijelaskan Tobing, Pasar Cinde yang dibangun mencapai 12 lantai tersebut dalam rangka menyambut pesta terbesar di Asia yaitu Asian Games yang akan berlangusng pada 2018 mendatang, pada lantai 1 dan 2 akan ditempati oleh para pedang, sedangkan latai 3 dijadikan stasiun LRT. Untuk lantai lainnya akan dijadikan pusat perbelanjaan. (Supardi)

Komentar

Berita Lainnya