oleh

PBK OI Dinilai Lamban, Rumah Semi Permanen Hangus Terbakar

Rumah semi permanen yang dihuni empat kepala keluarga (KK) di Desa Tanjung Lubuk, Kecamatan Inderalaya Selatan Kabupaten Ogan Ilir (OI). Fhoto Istimewah
Rumah semi permanen yang dihuni empat kepala keluarga (KK) di Desa Tanjung Lubuk, Kecamatan Inderalaya Selatan Kabupaten Ogan Ilir (OI). Fhoto Istimewah

INDERALAYA I Sebuah bangunan rumah semi permanen yang dihuni empat kepala keluarga (KK) di Desa Tanjung Lubuk, Kecamatan Inderalaya Selatan Kabupaten Ogan Ilir (OI) sekitar pukul 12.00 WIB dilalap sijago merah. Tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Sementara kerugian ditaksir mencapai Rp300juta rupiah.

Informasi yang dihimpun dilapangan, rumah yang terbakar tersebut merupakan milik Almarhum  Rusdi. Pada bagian bawah bangunan dibuat dalam bentuk empat bedeng permanen yang disewakan kepada 4 KK yakni Ely, Heri, Ris dan Santi.

Sebelum terjadi kebakaran tersebut, Ely yang tinggal dibawah bagian kanan meninggalkan masakannya yakni merebus telur. Entah mengapa api perlahan membesar.

Warga yang melihat ada api langsung berteriak dan bergegas mengambil air seadanya dan langsung menyiramkan ke sumber api. Usaha warga setempat rupanya tidak mampu menjinakkan api sehingga api terus menjalar dan menghabisi rumah tersebut.

Zikrullah, salah satu warga setempat menyatakan saat terjadi kebakaran dirinya beberapa kali menghubungi pihak PBK Pemkab OI. Namun tidak ada respon. Setelah terus-terusan menghubungi  akhirnya dua armada PBK datang juga setelah api sudah melalap seluruh bangunan rumah.

“Saya sangat menyayangkan lambannya armada PBK tiba dilokasi. Ketika bangunan rumah sudah habis terbakar, barulan PBK datang ke lokasi,”tuturnya.

Untungnya warga beramai-ramai memadamkan api dengan alat dan air seadanya. Bahkan warga berusaha merusak dinding rumah Ningsih yang berada dibagian belakang dan berdekatan langsung dengan rumah yang terbakar lalu menyiramkan air ke sumber api.

“Dinding rumah Ningsih terpaksa kami rusak agar api tidak menjalar ke bangunan lainnya. Alhamdulillah api dapat dijinakkan satu jam kemudian,” ucap Zikrullah.

Sementara itu, Kapolsek Indralaya AKP Makmur Arrasyid menegaskan berdasar keterangan warga bahwa kebakaran rumah semi permanen itu diduga berasal dari salah satu penghuni rumah yang sempat meninggalkan masakan yakni merebus telur.

“Dugaan sementara penyebab kebakaran berasal dari salah satu rumah warga yang meninggalkan masakannya dengan merebus telur,”tutur Kapolsek. (ST)

Komentar

Berita Lainnya