oleh

Pasien 07 Asal Kabupaten OKI Kembali Dinyatakan Sembuh

Ogan Komering Ilir | Setelah sebelumnya pasien 04 asal OKI dinyatakan sembuh kini pasien 07 juga dinyatakan sembuh dari Covid 19. Hal ini diungkapkan Juru bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Sumatera Selatan, Yusri saat konferensi pers via online menggunakan aplikasi Zoom, Rabu (15/04/2020).

“Kasus no 7 asal OKI dinyatakan sembuh jadi total pasien sembuh ada 4 orang di Sumsel, Akan tetapi, terjadi penambahan jumlah pasien yang positif sebanyak 3 orang asal Kota Palembang,”ungkapnya.

Diketahui hingga saat ini terdapat sebanyak 22 orang terkena positif corona (Covid-19), dengan telah meninggal dunia 2 orang, sembuh sebanyak 4 orang.

Iwan Setiawan, juru bicara tim Gugus Tugas (Gugas) Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten OKI membenarkan, kabar kesembuhan pasien 07 asal kabupaten OKI. “Alhamdulillah memang benar pasien 07 asal OKI dinyatakan sembuh menyusul pasien 04 yang lebih dulu dinyatakan sembuh,”kata Iwan.

Menurut Iwan saat ini pasien positif covid 19 asal OKI tersisa satu orang yaitu pasien ke-19.

Katanya, pihaknya telah melakukan contact tracing (pelacakan kontak) di wilayah tempat tinggal pasien. 

Hasilnya, petugas sementara menemukan enam orang yang kontak erat dengan pasien dari pihak keluarga pasien.

“Saat pasien dinyatakan sebagai PDP kami langsung bergerak melakukan contact tracing. Hasilnya sampai saat ini enam orang diketahui melakukan kontak erat serumah dan akan dilakukan pendalaman lagi untuk ini. kita akan memperdalam bagaimana kontak yang dilakukan oleh pasien di tempat tinggalnya (Tulung Selapan),” kata Iwan Setiawan.

Besok, kata Iwan pihaknya pihaknya akan kembali berangkat ke tulung selapan untuk melakukan swab terhadap tujuh orang yang sempat kontak dengan pasien no 19.

“Besok kita berangkat untuk mengambil swab kepada tujuh orang yang diduga  sempat kontak dengan pasien 19,”ungkapnya.

Iwan mengimbau kepada masyarakat tulung selapan yang sempat kontak dengan pasie 19 untuk segera melapor sehingga bisa dilakukan pemeriksaan.

“Mudah-mudahan kita bisa memutus mata rantai covid, asalkan masyarakat proaktif dengan sadar mau memeriksakan dirinya,”ungkap Iwan. (Romi)

Komentar

Berita Lainnya