oleh

Menyambut Milad Ke-5, Prodi Politik Islam Gelar Seminar Kebangsaan

PALEMBANG | Menyambut Milad ke-5 Prodi Politik Islam Fakultas Adab dan Humaniora (FAHUM) UIN Raden Fatah Palembang Menggelar Seminar Kebangsaan dengan Tema “Dengan Hari Lahir Prodi Politik Islam Kita Bentuk Generasi Yang Intelektual dan Berkarya” diselenggarakan gedung Academic Center UIN Raden Fatah Palembang, Kamis (12/12/19).

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kasubdit Pengembagan Akademik Direktorat Pendidikan Tinggi Islam Kemenag RI, Dr. Mamat Selamat MA, Kadis Sosial Provinsi Sumsel, DR. H. Rasyidin Hasan.

Wakil Rektor II, DR. Zaenal Burlian, SH., MM., DBA. mengatakan, Politik Islam sangat diminati oleh calon mahasiswa untuk itu pihaknya akan segera menyiapkan fasilitas untuk proses pembelajaran baik sarana maupun bangunan sumber daya manusianya yang berkualitas.

“Saat ini sudah ada 9 fakultas bahkan kita sudah memiliki gedung baru di Kampus B Jakabaring yang bernuansa atau berbasis Islam lahannya sangat luas sekitar 35 hektar,” ucapnya.

Menurutnya, Antara kampus A dan kampus B perkuliahannya  akan menjadi lebih baik lagi, selain ruang kuliah universitas akan menyediakan ruang praktikum, perpustakaan, dan laboratorium.

“Mudah mudahan Tahun 2020 kita sudah di jakabaring, disana nanti ada Fakultas; Sains dan Teknologi (FST), kemudian Ekonomi Bisnis Islam (FEBI), Psikologi Islam, dan Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK), sisanya akan tetap berada di kampus A termasuk Prodi Politik Islam,” tutup Burlian.

Muhammad Syawaludin MA. Selaku Ka.Prodi menambahkan, Prodi Politik Islam didirikan oleh 4 Profesor diantaranya ada, Prof DR. H. Jufri Suyuti  Pulungan, M.A., Prof Hatamar Rasyid, Prof DR. Zulkifli dan Prof Izan Paijanu, sebagian Profesor ini sudah mengabdi diberbagai Universitas.

“Pendiri pendiri Prodi Politik Islam Terdiri dari Orang orang hebat,”katanya.

Selain itu, animo Mahasiswa dari tahun ke tahun untuk masuk ke Prodi Politik Islam sangat tinggi dulu di tahun 2012  hanya delapan (8) mahasiswa, kemudian tahun 2013 melonjak menjadi 53, dan di Tahun 2015 kembali melonjak menjadi 280 mahasiswa yang mendaftar. 

Hingga saat ini lanjutnya, jumlah mahasiswa mencapai 383, dan yang sudah menjadi pegawai Negeri ada 19 orang yang terdata.

Dirinya menekankan kepada generasi Milenial yang ingin tahu tentang politik islam dirinya mengajak untuk bergabung di prodi politik islam.

Harapan kedepannya, para lulusan prodi politik islam ini bisa diterima pada tataran sistem pemerintahan, terutama dalam penerimaan Pegawai Negeri Sipil. (real)

Komentar

Berita Lainnya