oleh

Mengaku Dibegal, Ternyata Cuma Laporan Palsu

Palembang l Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel berhasil mengungkap satu dari tiga kasus yang menjadi atensi Kapolda Sumsel. Kasusnya yakni begal yang dialami Ida, warga Kemas Rindo Kecamatan Kertapati Palembang. Ida yang melapor telah dibegal empat orang pelaku di kawasan KM 12 Alang – alang Lebar Palembang beberapa waktu.

Dalam kasus ini korban Ida yang mengaku kehilangan sepeda motor matic Yamaha Genio setelah dibawa lari pelaku. Setelah dilakukan penyelidikan, ternyata Ida bukan menjadi korban begal, namun sepeda motornya dibawa kabur Kodir yang tak lain teman prianya.

Pelaku kini telah diamankan oleh anggota Unit l Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel di kediamannya. Keduanya sudah diamankan di Subdit III Jatanras Polda Sumsel beserta sepeda motor matic Yamaha Genio.

Di hadapan petugas, Ida menyesali perbuatannya yang telah membuat laporan palsu sehingga polisi sibuk. Hal itu dilakukannya lantaran takut dengan suami dan keluarganya jika motor miliknya telah dilarikan teman pria yang dikenalnya lewat media sosial Facebook.

” Saya panik karena motor saya dibawa lari dia. Saya juga takut ketahuan suami sama keluarga saya, karena hubungan saya sama dia takut katahuan. Saya kenal sama dia sudah dua tahun kenalnya lewat Facebook kami janjian ketemuan di penginapan,” tuturnya.

Selanjutnya, Ida pun meminta maaf kepada kepolisian khususnya Kapolda Sumsel karena telah membuat keresahan di masyarakat.

“ Laporan saya buat itu memang tidak ada, saya tidak ada maksud lain. Karena saya panik dan takut jadi saya lapor polisi saja. Sekali lagi saya minta maaf kepada polisi,” bebernya.

Sementara itu, Kodir mengaku ia telah membawa lari motor teman perempuan nya. Menurutnya hal itu dilakukannya tidak dasar niat.

” Saya pura – pura minjem motor dia alasan untuk beli kipas angin dan buah buahan sebagai oleh oleh anak dia,” katanya.

Setelah motor diberikan oleh korban, pelaku lalu meninggalkan korban di kawasan KM 12 Alang alang Lebar.

” Motor itu bukan untuk saya jual tapi untuk dipakai sendiri, motor nya sudah saya bawak ke Dusun saya,” ujar Kodir.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Sumsel Kombes Pol Hisar Siallagan. SIK melalui Kasubdit III Jatanras Polda Sumsel Kompol Christoper Panjaitan didampingi Kanit l Jatanras Polda Sumsel AKP Willy Oscar. SE bersama Katim l Jatanras Polda Sumsel Aipda Kelvin_Marley_2002 mengatakan, bahwa pelaku tipu gelap ini berawal dari korban ibu Ida melapor bahwa ia sudah menjadi korban begal yang dilakukan oleh empat pelaku.

“ Dari sinilah anggota melakukan penyelidikan. Mulai dari mengecek CCTV di lokasi kejadian mengecek CCTV dishub dan CCTV Comman Center Polda. Dari hasil penyelidikan tidak ada kejadian begal yang dilaporkan korban pada hari itu,” ungkapnya, Selasa (21/09/2021).

Setelah didalami, keterangan pelapor Ida, baru diketahui Ida selaku pelapor ternyata telah membuat rekayasa laporan palsu.

“ Karena sepeda motornya telah dilarikan teman pria nya, Karena takut dan untuk menutupi aib perselingkuhan nya Ida membuat laporan palsu di Polrestabes Palembang dengan alasan telah dibegal empat orang pelaku,” pungkasnya. (Abdus)

Komentar

Berita Lainnya