OKI Maju Bersama

MD KAHMI OKI Perkuat Peran Intelektual, Siap Kawal Pembangunan Daerah

9
×

MD KAHMI OKI Perkuat Peran Intelektual, Siap Kawal Pembangunan Daerah

Sebarkan artikel ini
pemkab muba pemkab muba

OKI – Majelis Daerah Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (MD KAHMI) Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) menegaskan komitmennya memperkuat peran intelektual dalam mengawal pembangunan daerah. Melalui gagasan, kajian, dan rekomendasi kebijakan berbasis data, organisasi alumni HMI ini siap menjadi mitra strategis Pemerintah Kabupaten OKI dalam mewujudkan pembangunan yang partisipatif dan berkelanjutan.

Komitmen tersebut disampaikan Ketua Umum MD KAHMI OKI, Alexsander Bastomi, usai dilantik bersama jajaran pengurus periode 2026–2031 di Pendopo Rumah Dinas Bupati OKI, Sabtu (25/7/2026).

Dalam sambutannya, Alexsander menegaskan bahwa KAHMI tidak boleh hanya menjadi wadah silaturahmi para alumni Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), melainkan harus berkembang menjadi komunitas intelektual yang mampu menghadirkan solusi atas berbagai persoalan masyarakat.

“KAHMI harus menjadi komunitas epistemik, yakni jaringan intelektual yang menghasilkan gagasan berbasis ilmu pengetahuan untuk membantu menyelesaikan berbagai persoalan daerah,” ujar Alexsander.

Menurutnya, salah satu kontribusi nyata yang akan dilakukan KAHMI adalah berpartisipasi aktif dalam proses perencanaan pembangunan, termasuk melalui forum Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang).

Ia menilai alumni HMI memiliki latar belakang keilmuan dan profesi yang beragam sehingga dapat memperkaya perspektif dalam penyusunan kebijakan pembangunan.

“Kami ingin hadir di ruang-ruang perencanaan. Potensi intelektual yang dimiliki alumni HMI harus diterjemahkan menjadi rekomendasi yang memberikan manfaat nyata bagi pembangunan Kabupaten OKI,” katanya.

Sementara itu, Bupati OKI H. Muchendi Mahzareki menyambut baik komitmen yang ditunjukkan KAHMI. Menurutnya, organisasi tersebut memiliki sumber daya intelektual yang dapat menjadi mitra pemerintah dalam merumuskan kebijakan sekaligus menjawab tantangan pembangunan yang semakin kompleks.

“Kami berharap KAHMI dapat berpartisipasi dalam Musrenbang dan menyampaikan ide-ide konstruktif. Dengan latar belakang keilmuan dan profesi yang beragam, kami yakin KAHMI mampu memberikan masukan yang bernilai bagi pembangunan daerah,” ujar Muchendi.

Muchendi menambahkan, pembangunan tidak dapat dijalankan oleh pemerintah semata, melainkan memerlukan kolaborasi seluruh elemen masyarakat. Dalam konteks tersebut, KAHMI dinilai mampu menjadi jembatan antara pemerintah dan masyarakat melalui pendekatan intelektual yang objektif.

“Kami siap bersinergi. Kontribusi pemikiran dari kader dan alumni HMI sangat dibutuhkan untuk membantu menjelaskan berbagai dinamika pembangunan daerah maupun isu nasional kepada masyarakat. KAHMI juga diharapkan menjadi penyejuk yang membuka ruang dialog dan menghadirkan solusi,” tambahnya.

Ketua Umum Majelis Wilayah KAHMI Sumatera Selatan, H. Joncik Muhammad, juga menekankan pentingnya menjaga relevansi peran KAHMI di tengah perubahan zaman dengan terus menghadirkan nilai-nilai keislaman, kebangsaan, dan intelektualitas dalam kehidupan publik.

“KAHMI harus menjadi kekuatan intelektual yang memberi manfaat. Ketika terjadi polarisasi, KAHMI menjadi penyejuk. Ketika ada perbedaan, menjadi jembatan. Dan ketika menghadapi kebuntuan, menghadirkan solusi,” tegas Joncik.

Pelantikan pengurus MD KAHMI OKI periode 2026–2031 menjadi momentum mempertegas posisi organisasi sebagai kekuatan intelektual yang tidak hanya mempererat jejaring alumni, tetapi juga aktif mengawal pembangunan daerah melalui pemikiran, kritik yang konstruktif, serta kolaborasi bersama pemerintah dan masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *