Berita Daerah

Masyarakat OKI Diajak Gotong Royong Lawan ‘Bandit’

253
×

Masyarakat OKI Diajak Gotong Royong Lawan ‘Bandit’

Sebarkan artikel ini
Prasasti
pemkab muba pemkab muba
Masyarakat OKI Diajak Gotong Royong Lawan ‘Bandit’
Kapolda Sumsel usai Menandatangi prasasti peresmian mapolsek pedamaran timur.

KAYUAGUNG I Menanggapi keluhan dari masyarakat Kecamatan Pedamaran Timur, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan (Sumsel) terkait maraknya aksi kriminalitas di daerah tersebut. Kapolda Sumsel Irjen Pol Djoko Prastowo, SH.MH mengajak masyarakat untuk bersatu bersama pihak kepolisian melawan tindak kejahatan (Bandit). Hal ini ditegaskan oleh Kapolda Sumsel saat peresmian pemakaian Markas Kepolisian Sektor (Mapolsek) Pedamaran Timur, Kamis (4/8/2016).

“Kita juga butuh bantuan masyarakat dalam menciptakan rasa aman. Masyarakat juga harus siap menjadi polisi bagi diri sendiri, jangan sampai Mapolsek yang dibuat oleh masyarakat malah nanti memenjarakan masyarakat itu sendiri, ” jelas Kapolda.

Kapolda juga mengapresiasi masyarakat dan PT Sampoerna Agro yang secara swadaya membangun Mapolsek Pedamaran Timur. Pihaknya berjanji akan menambah personel di Mapolsek Pedamaran Timur untuk menciptakan keamanan masyarakat.

“Kami akan selalu ingat bahwa tanah dan gedung Mapolsek ini adalah milik masyarakat, sehingga masyarakat wajib mendapat pelayanan lebih baik. Segala kekurangan di Mapolsek ini akan ditambah, termasuk personel dan mobiler, dan kepada pihak kepolisian untuk bekerja semaksimal mungkin guna menciptakan rasa aman terhadap masyarakat,”ungkapnya.

Bupati OKI, Iskandar SE menambahkan, dengan dibangunnya Mapolsek ini, tidak lain adalah untuk lebih menciptakan rasa aman bagi masyarakat. “Masyarakat juga jangan hanya bergantung kepada Polisi karena personelnya terbatas. Oleh sebab itu, masyarakat harus gotong royong menciptakan rasa aman di lingkunganya. Terutama untuk mengaktifkan poskamling,” ujarnya. (Romi Maradona)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *