oleh

Komplek Pendidikan Pondok Pesantren Desa Sungai Ceper Diresmikan

Ogan Komering Ilir | Hari Anti Narkoba Internasional (HANI) yang jatuh pada hari sabtu tanggal 26 juni 2021 diperingati sebagai  bentuk keprihatinan dengan cara yang berbeda.

PT Sampoerna Agro bersama Pondok Pesantren Hidayatul Qur’an Desa Sungai Ceper memperingati hari anti narkoba internasional dengan kegiatan peresmian komplek pendidikan terpadu pondok pesantren Desa Sungai Ceper sekaligus wisuda angkatan pertama di Madrasah Ibtidaiyah (MI) Hidayatul Qur’an. 

Hadir dalam peresmian tersebut General Manager PT Sampoerna Agro region IV , Ketua Yayasan Cipta Karsa Madania, dan Pengasuh Pondok Pesantren Hidayatul Quran serta Pemerintahan Desa Sungai Ceper.

Ustadz Heriyanto SSos.I selaku Ketua Yayasan dan perintis berdirinya pondok pesantren bersama ustadz Lisen Prima AP yang saat ini menjadi pengasuh pondok pesantren menyampaikan, bahwa kehadiran pondok pesantren ini adalah sebagai sarana untuk menimba ilmu bagi anak-anak maupun masyarakat serta untuk merubah image negatif yang sudah melekat di Desa Sungai Ceper.

“Beranjak dari program keagamaan yang digagas bersama PT Sampoerna agro Tbk, kami mempunyai mimpi untuk membangun lembaga pendidikan yang berbasis agama untuk menyelamatkan generasi bangsa dari lingkaran Narkoba dan buta aksara, tahun 2018 sebagai titik awal dari pendirian pondok pesantren yang kami beri nama Hidayatul Qur’an,” ungkapnya.

Ustadz Heriyanto percaya suatu saat nanti akan lahir Generasi terbaik dari tempat ini, yang awalnya tempat ini dikenal sebagai daerah penghasil produsen senjata api rakitan ilegal, namun kedepan akan dikenal sebagai daerah penghasil Para Penghafal Qur’an terbaik di Negeri ini.

“Alhamdulillah, sekarang sudah banyak anak-anak Sungai Ceper yang menghafal Al qur’an, bahkan sudah ada yang sampai hafal 4 juz. Kita berupaya menjadikan pondok pesantren Hidayatul Qur’an sebagai solusi dari permasalahan terutama bagi kalangan generasi milenial yang sangat rentan terhadap pengaruh narkoba,” tukasnya.

Alexander O Purba, General Manager PT Sampoerna Agro Region IV yang hadir meresmikan komplek pendidikan pondok pesantren Desa Sungai Ceper ini mengatakan, bahwa kegiatan ini merupakan salah satu program CSR perusahaan yang berkelanjutan dalam bidang pendidikan dan keagamaan.

“PT Sampoerna Agro berkomitmen untuk terus membantu dan bekerjasama dalam pengembangan pondok pesantren Hidayatul Qur’an sebagai sebuah investasi sosial yang diharapkan akan mampu melahirkan generasi masa depan yang lebih baik dan mampu bersaing,” ujarnya.

Pada kesempatan ini Alexander juga berpesan kepada para siswa untuk tetap semangat dan rajin belajar menggapai cita-cita, meskipun berada di daerah yang jauh dari kota.

Ketua komite sekolah sekaligus tokoh masyarakat M Sukir menyampaikan rasa syukurnya, atas perkembangan pondok pesantren Hidayatul Qur’an Desa Sungai Ceper.

“Kami selaku perwakilan masyarakat mengucapkan terimakasih kepada PT Sampoerna Agro atas bantuanya dalam pendirian pondok pesantren ini, dimana dulunya sebelum berdirinya pondok pesantren kegiatan pendidikan dilakukan di salah satu rumah masyarakat,” tukasnya.

Pihaknya juga berharap kedepan perusahaan dapat terus membantu dalam pengembangan dan kemajuan Desa Sungai Ceper khususnya di bidang pendidikan.

Komplek pendidikan Pondok pesantren Hidayatul Qur’an yang memiliki luas tanah 1 hektar ini terdiri dari pendidikan formal dan informal. Saat ini lebih dari 100 anak Desa Sungai Ceper dan sekitarnya menimba ilmu di pondok pesantren ini. (Romi)

Komentar

Berita Lainnya