oleh

Komisi II DPRD Babel Bahas Rancangan APBD TA 2022

PANGKALPINANG – Komisi II DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menggelar rapat lanjutan pembahasan Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (RAPBD) TA 2022 bersama dengan delapan mitra terkait, yakni terdiri dari enam OPD dan dua Biro Pemerintahan.

Sebelumnya, Komisi II DPRD Babel telah membahas rapat pembahasan RAPBD TA 2021 bersama Dinas Koperasi dan UMKM, Badan Keuangan Daerah (Bakeuda), serta Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan.

“Pembahasan dengan Biro perekonomian pembangunan sudah selesai, anggarannya sangat minim. kenapa sangat minim, hanya 400 juta lebih, sangat minim sekali,” kata Ketua Komisi II DPRD Babel, Adet Mastur kepada wartawan di ruang kerjanya belum lama ini.

Adet menyebutkan, anggaran untuk Dinas Dinas Koperasi dan UMKM pada APBD TA 2022 sekitar Rp13 miliar, dengan rincian belanja gaji dan tunjangan sebesar Rp8 miliar lebih dan belanja untuk publik sekitar Rp4 miliar lebih.

“Rp4 miliar hanya untuk belanja publik, boleh dikatakan itu adalah kategori kecil. Nah, yang paling besar di mitra Komisi II yaitu Bakeuda sekitar Rp500 miliar, karena disitu banyak bantuan-bantuan, bantuan keuangan termasuk untuk kabupaten/kota”, terangnya.

Sementara, dia melanjutkan, untuk anggaran Dinas kelautan perikanan (DKP), Dinas pariwisata, kebudayaan dan kepemudaan olahraga (Disparbudkepora) dan Dinas perindustrian dan perdagangan (Disperindag) Babel masih dalam tahap pembahasan.

“Untuk semuanya itu belum terjadi pemangkasan, kita cuma pengen mengetahui dulu di Komisi. Untuk memfinalkan itu adalah di Badan Anggaran (Banggar), karena kita saat ini mengalami defisit sekitar Rp500 miliar lebih,” terangnya.

“Jadi kami hanya sekedar mengetahui, mana rencana-rencana yang akan kami pangkas. intinya rapat pembahasan ini belum dilakukan pemangkasan apapun,” tandasnya. (EDI)

Komentar

Berita Lainnya