oleh

Ketua DPRD OI Hadiri Pentas PAI SMAN Tanjung Raja

INDERALAYA I Dihari pertama masuk kerja sebagai Plt Bupati Ogan Ilir, HM Ilyas Panji Alam batal untuk menghadiri kegiatan Pekan Keterampilan dan Seni Pendidikan Agama Islam (Pentas PAI) yang digelar SMAN I Tanjung Raja, Kabupaten Ogan Ilir (OI) kemarin. Kendati demikian, Ketua DPRD OI H Ahmad Yani menyempatkan diri menghadiri kegiatan keagamaan tersebut.

Pelaksanaan Pekan Keterampilan dan Seni Pendidikan Agama Islam (PAI) dilangsungkan dihalaman SMAN I Tanjung Raja  dibuka langsung Ketua DPRD OI H Ahmad Yani dan Kepala Dinas Pendidikan OI H Sidharta. Pembukaan ditandai dengan pemukulan gendang.

Kepala Sekolah SMAN I Tanjung Raja Sutinawati menyatakan, kegiatan pekan keterampilan dan seni agama Islam ini berlangsung selama dua hari ke depan yang diikuti pelajar SMP, SMA dan SMK  se Kabupaten OI. Kegiatan ini sendiri bertujuan untuk menggali potensi dan meningkatkan kreativitas pelajar yang bernuasa keagamaan sekaligus menanamkan dan melestarikan budaya serta nilai nilai keagamaan di sekolah umum demi terwujudkan generasi muda yang cerdas  intelektual, cerdas emosional dan cerdas spritual.

Dia melanjutkan adapun cabang yang diperlombakan dalam kegiatan ini antara lain nasyid  yang diikuti 18 grup, Cerdas Cermat diikuti 28 grup, cerita Islami  diikuti 16 peserta, ceramah agama diikuti  33 peserta, dan Tilawah Quran  yang diikuti sebanyak 48 peserta.

“Dalam kegiatan ini pun, kami menghadirkan bintang tamu nasyid LH Brather berasal dari Palembang,”tutur Sutinawati.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan OI H Sidharta menambahkan pihaknya sangat menyambut positif kegiatan ini sebagai bentuk menumbuhkembangkan kreatifitas anak. Apalagi cabang yang dilombakan ini lebih bernuasa agama Islam sehingga diharapkan nantinya akan membentuk generasi muda yang agamis.

“Saya meyakini kegiatan positif ini akan menghasilkan perilaku dan karakter anak yang lebih baik lagi dan terhindar dari perbuatan yang tidak diinginkan,” jelasnya.

Terpisah, Ketua DPRD OI H Ahmad Yani menerangkan sepandai apapun para pelajar bila tidak dilandasi dengan pendidikan dan pemahaman agama, maka  akan sia-sia perjuangan selama ini.

“Perkembangan teknologi saat ini semakin menjadi. Untuk itu, tentu harus diimbangi dengan pemahaman agama yang baik. Dapat dikatakan semua teknologi itu tidak hanya berdampak positif. JIka ditanamkan pemahaman agama diupayakan akan membentuk karakter generasi muda yang agamis. Benteng kegiatan keagamaan yang dilandasi moral, akhlak dipastikan akan melahirkan pelajar yang Islami,”katanya. (ST)

Komentar

Berita Lainnya