oleh

Kapolsek Belinyu Mengaku Sedang Lidik Gudang Timah Gungun

BELINYU | Kapolsek Belinyu, AKP Ricky Dwiraya Putra SIk mengaku sedang menyelidiki terkait informasi kegiatan penggorengan timah diduga ilegal, tepatnya di gudang milik Gun di Simpang Kumpai desa Gunung Muda.

Hal ini terkonfirmasi lewat pesan Whatsapp dari AKP Ricky pada Senin (8/6/20) petang. “Nanti kita masih lidik mas,” tulis AKP Ricky singkat.

Namun sebelumnya, mantan Kasat Reskrim Polres Bangka ini mengaku belum sempat ke lokasi dikarenakan masih sibuk menangani Covid-19.

“ Kita masih sibuk covid mas, sudah banyak yang positif di Belinyu,” sebutnya.

Sementara Gungun sendiri yang dikonfirmasi pada Kamis (4/6/20) lalu, hingga berita ini diturunkan tidak menjawab konfirmasi. Kendati pesan konfirmasi via pesan aplikasi Whatsapp tersebut bercontreng dibaca.

Sebelumnya, penelusuran yang dilakukan oleh beberapa dilakukan beberapa media menemukan dugaan kegiatan penadahan dan penggorengan (lobby) timah ilegal. Pasalnya salah seorang menyatakan bahwa Gun selaku pemilik mengolah timah yang bukan berasal dari IUP. Karena ia pernah menemani seorang penjual timah dari tambang rakyat yang belakukan aktivitas di luar wilayah IUP.

Beberapa media pun diketahui telah menulis berita terkait aktivitas penggorengan timah di gudang kawasan desa Gunung Muda, milik Gun tersebut, akan tetapi hingga saat ini Gun pun bergeming tak memberikan konfirmasi.

Terpantau beritamusi.co,id Sabtu siang (30/5/2020), ada sebuah tempat penggorengan timah di tengah hutan di lokasi tak jauh dari RSUD Eko Maulana Ali.

Beberapa pekerja terlihat sedang loading memasukkan timah yang sudah digoreng ke dalam karung dan kemudian diangkut mobil Hilux. Sebagian pegawai lainnya sedang menggoreng dan terlihat banyak tumpukan tailing di dalam karung.

Menurut sumber dari warga, G ini adalah kolektor timah kawasan Telang dan sering membeli timah dari warga.

“Setahu ku G ini memang tukang beli timah. Untuk masalah timah beli dari mana, kelihatannya memang banyak dibeli dari warga. Di sekitar lokasi tempat lobi G ini banyak aktifitas tambang. Biasanya mulai sore atau magrib banyak orang menjual dengan G,” ujar sumber, Selasa (2/6/2020).

Dikonfirmasikan, G yang disebut penampung timah dan juga memiliki lobi penggorengan tak mau berkomentar meski sudah diupayakan melalui sambungan telepon atau pesan whatsaap.

AK, yang disebut bos atau atasan G saat dikonfirmasikan membantah dirinya bos G. “Orangnya baik G itu. Tapi bukan anak buah saya, hanya sekedar kawan. Orangnya baik dan dak banyak bunyi,” katanya, Selasa (2/6/2020).(doni)

Komentar

Berita Lainnya