oleh

Jokowi Ingatkan Penyelenggaraan Pilkada Serentak Jangan Ganggu Penyelesaian COVID-19

Beritamusi.co.id –Presiden Joko Widodo (Jokowi) menginstruksikan jajaran terkait untuk memberi perhatian khusus terhadap penyelenggaraan Pilkada serentak pada 9 Desember mendatang, khususnya agar penegakan kedisiplinan terhadap protokol kesehatan.

Jokowi mengungkapkan, Pilkada serentak ini hanya menyisakan waktu dua minggu lagi. Makanya, Pilkada ini diharapkan tidak mengganggu pekerjaan besar kita, menyelesaikan Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) dan ekonomi.

“Tegakkan aturan, kemudian terus disiplin protokol (kesehatan) harus dilakukan secara ketat, terutama nanti pada saat hari pencoblosan dan tentu saja di saat-saat kampanye-kampanye terakhir ini,” ujar dia, saat memberi pengantar dalam Rapat Terbatas mengenai Laporan Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (Komite PCPEN), Senin (23/11) pagi.

Terharap persiapan pelaksanaan vaksinasi massal kepada masyarakat, Jokowi meminta agar persiapan dan simulasi terus dilakukan, agar pelaksanaan vaksinasi nantinya berjalan dengan lancar.

“Saya lihat di lapangan sudah baik dan saya minta simulasi ini terus dilakukan. Kemarin saya lihat simulasi vaksinasinya dan saya akan ngecek mungkin satu atau dua kali lagi, sehingga nanti saat pelaksanaan betul-betul pada kondisi yang sudah sangat baik,” ungkap dia.

Jokowi menjelaskan, agar dilakukan evaluasi terhadap mekanisme dan proses distribusi vaksin.

“Terus dilihat, dievaluasi mekanisme dan proses distribusi dari vaksin, yang menurut saya paling penting, agar perjalanan vaksin ke daerah ini bisa berjalan aman dan lancar,” jelas dia.

Selain itu, terkait upaya pemulihan ekonomi yang terdampak pandemi COVID-19, terang Jokowi, pemerintah berupaya meningkatkan daya beli masyarakat. Peningkatan itu bisa dilakukan dengan memberi stimulus guna mendorong para pelaku usaha untuk bisa kembali bergerak.

“Yang paling dibutuhkan saat ini adalah meningkatkan konsumsi rumah tangga dengan mendorong usaha kecil, usaha mikro, usaha menengah, dan (usaha) besar harus didorong untuk mulai bergerak,” terang dia.

Jokowi menyampaikan, bahwa realisasi anggaran untuk berbagai program pemberian stimulus tersebut telah  berjalan dengan baik. Dia mencontohkan, realisasi untuk subsidi upah/gaji bagi pekerja yang terdampak pandemi sudah mencapai 82 persen, sedangkan realisasi untuk pemberian bantuan modal kerja kepada usaha mikro melalui Banpres Produktif sudah mencapai 79 persen. (FN)

#satgascovid19
#ingatpesanibu
#ingatpesanibupakaimasker
#ingatpesanibujagajarak
#ingatpesanibucucitangan
#pakaimasker
#jagajarak
#jagajarakhindarikerumunan
#cucitangan
#cucitangandengansabun

Komentar

Berita Lainnya