oleh

Izin Operasi Dibekukan, PT SMS Tetap Beroperasi?

OGAN ILIR – Statemen pihak perusahaan PT SMS yang beroperasi di Desa Lorok terkait kandang ayam perusahaan yang sudah dilakukan verifikasi ulang memancing pertanyaan bagi warga. Pasalnya, perwakilan Dinas LHP Kabupaten Ogan Ilir (OI) menyatakan hingga saat ini belum melakukan verifikasi ulang.

“Kita masih menunggu jadwal dari pihak DLHP Provinsi,” kata Ujang Bastari saat menerima perwakilan masyarakat dan HMI MPO Cabang Palembang Darussalam, Selasa (5/5/2021).

Dalam hal ini, PT SMS diberikan surat peringatan tertulis dari DLHP No. 660/II/DLHP/2021 tertanggal 06 Mei 2021 yang menyatakan bahwa pihak perusahaan tidak boleh beroperasi sampai sanksi dari Bupati dicabut.

Dengan adanya surat teguran tertulis ini, pihak perwakilan warga Desa Lorok menganggap bahwa pihak perusahaan dalam hal ini diwakili oleh Dedi selaku Manajer Operasional telah membohongi warga, bahkan melakukan pembohongan Publik.

Salah satu perwakilan warga Desa Lorok yaitu Jumadi, menyatakan, pihaknya tentu sangat bingung dengan pernyataan perwakilan PT SMS yang menyatakan bahwa Pihak DLHP sudah melakukan verifikasi ulang, sedangkan Pihak DLHP tadi mengatakan bahwa belum ada verifikasi ulang terhadap PT SMS yang beroperasi di Desa Lorok.

Terpisah, Pengamat Sosial dan Lingkungan dari UIN Raden Fatah Palembang Dr. Yenrizal, M.Si., menilai, seharusnya perusahaan harus memperhatikan Lingkungan sekitar jangan sampai merugikan warga, apalagi kalau sudah terbukti ada dokumen yang bermasalah.

“Pihak perusahaan harus melakukan evaluasi karena sudah mendapatkan sanksi dari pemerintah, dan memperbaiki apa yang menjadi catatan terkait operasional perusahaan tersebut. Pemerintah dalam hal ini juga harus serius dalam menangani permasalahan ini dan harus memberikan tindakan tegas kepada pihak perusahaan, selain itu juga DPRD Kabupaten Ogan Ilir sebagai wakil rakyat harus turut memperhatikan permasalahan ini, dalam rangka menjalankan fungsi pengawasan kepada Pemkab Ogan Ilir,” ujar Doktor jebolan UNPAD Bandung ini.

Sementara itu, M Ikhsan Rivaldi, perwakilan HMI MPO yang mendampingi perwakilan warga Desa Lorok meminta kepada DLHP OI untuk menegur dan memberikan surat pemberhentian sementara sampai diadakannya verifikasi ulang. Karena saat ini PT sudah beroperasi kembali secara Ilegal.

Terkait hal ini, Manajer Operasi Kandang Ayam PT SMS yang sebelumnya menyatakan bahwa pihak DLHP sudah melakukan verifikasi ulang, saat dikonfirmasi via whatsapp oleh wartawan beritamusi belum memberikan tanggapan. (Ade)

Komentar

Berita Lainnya