oleh

Herman Deru Salurkan 150 Set Alsintan Untuk Petani Sayur di Pagaralam

PALEMBANG – Gubernur Sumsel, H Herman Deru menyerahkan 150 unit bantuan Alat dan Mesin Pertanian (Alsintan) untuk para petani di Kota Pagaralam, Sabtu (26/12/2020). Bantuan yang berasal dari Dana APBN Kementerian Pertanian ini diberikan untuk kelompok tani di kota itu.

Herman Deru mengatakan, pemberian bantuan alsintan tersebut merupakan dukungan dalam mengembangkan potensi pertanian sayur mayur di Kota Pagaralam. “Potensi pertanian di Pagaralam ini sangat besar. Ini harus dikembangkan. Dengan bantuan alsintan ini, tentu akan mengembangkan pertanian sayur mayur disini,” kata Herman Deru di sela penyerahan bantuan alsintan dipusatkan dilapangan Merdeka Kelurahan Beringin Jaya Kecamatan Pagaralam Utara Kota Pagaralam.

Bantuan alsintan tersebut terdiri dari, 10 unit traktor roda empat, 40 unit traktor roda dua, 30 unit cultivator, 50 unit pompa air, 10 unit corn seller, dan 10 unit power thereser. “Alat ini harus bisa bermanfaat untuk meningkatkan produktifitas pertanian. Sehingga Kota Pagaralam ini terus menjadi pusat sayur mayur,” tuturnya.

Dijelaskannya, bantuan tersebut diberikan untuk setiap kelompok tani di Kota Pagaralam. Untuk itu pengelolaannya harus tetap dalam pengawasan sehingga dapat bermanfaat dengan maksimal.

“Ini diberikan untuk setiap kelompok tani, jadi harus dijaga dan dirawat. Jangan sampai menjadi milik pribadi. Pemkot dan jajaran juga harus ikut memantau dalam pengelolaannya agar keberadaan dan manfaat mesin-mesin ini dirasakan para petani,” bebernya.

Dalam memajukan pertanian sayur mayur di Sumsel, berbagai strategi terus dilakukan Herman Deru. Salah satunya dengan mengembangkan Pasar Induk Jakabaring Palembang sebagai pusat komoditi pertanian di Sumsel.

“Saat ini pasar Induk Jakabaring terus kita kembangkan sebagai titik juang untuk menampung hasil sayur mayur dari Pagaralam ini,” terangnya.

Selain itu, kebijakan Herman Deru terhadap angkutan batubara yang hanya diperbolehkan melalui jalan khusus juga untuk mendorong kemajuan pertanian. “Selain peningkatan produktivitas, kita juga memaksimalkan distribusi produk pertanian itu sehingga tidak terhambat karena kemacetan di jalan dan sayur tersebut tetap segar. Untuk itu, angkutan batubara kita larang melintas di jalan umum agar tidak menimbulkan kemacetan,” paparnya.

Dia juga menginstruksikan Dinas Pertanian Provinsi Sumsel, Kota, dan dinas terkait lainnya terus berkolaborasi untuk memberikan edukasi para petani untuk memaksimalkan potensi pertanian. “Juga mencari cara kreatif dalam penanganan hama dengan meminimalisir penggunaan bahan kimia, termasuk juga dalam penggunaan pupuk,” imbuhnya.

Sementara itu, Walikota Pagaralam Alpian Maskoni mengatakan, adanya campur tangan Gubernur Sumsel H Herman Deru, saat ini kemajuan Kota Pagaralam meningkat drastis. Sektor pertanian juga tumbuh cukup maksimal.

“Tidak hanya sayur, produktifitas teh dan kopi juga meningkat. Apalagi nanti Pemprov Sumsel juga akan membantu satu juta bibit. Tentu itu akan semakin meningkatkan produktifitas itu,” katanya.

Tidak hanya itu, lanjutnya, pengembangan infrastruktur juga menjadi dukungan berkembangnya pertanian di Pagaralam. “Saat ini jalan juga telah mulus karena bantuan Gubernur sehingga distribusi pertanian menjadi lancar. Ini membuktikan kerjasama eksekutif dan legislatif berjalan baik,” pungkasnya. (Ade)

Komentar

Berita Lainnya