oleh

Herman Deru Dorong Kehadiran Wisata Edukasi Pertanian 

BANYUASIN – Gubernur Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), Herman Deru didampingi Bupati Banyuasin Askolani, meresmikan Kampoeng Wisata Ya Samman Cindo di Desa Tanjung Merbau, Kecamatan Rambutan, Kabupaten Banyuasin, Sabtu (31/7/2021).

Di sela peresmian, Herman Deru mengatakan keberadaan taman yang dipenuhi bunga Celosia tersebut bukan hanya menjadi asupan keindahan mata saja, namun telah menciptakan lapangan kerja yang baru bagi masyarakat sekitar.

Menurutnya, pemerintah dalam hal ini Provinsi dan Kabupaten Banyuasin akan turut membantu pihak pengelola agar taman wisata tersebut bisa menjadi tempat rekreasi yang digemari masyarakat Sumsel.

“Pada saatnya nanti akan menjadi destinasi wisata alam dan bersamaan wisata edukasi tentang pertanian. Karena Banyuasin potensi utamanya adalah pertanian dan perkebunan,” terangnya.

Dijelaskannya, taman wisata yang dikelola tergolong tidak begitu banyak ada di Sumsel.  Namun, lebih didominasi oleh wisata alam yang sejak dahulu telah ada, kemudian dikelola menjadi lokasi wisata.

“Wisata yang dikelola ini tentu memberikan dampak yang baik bagi masyarakat. Masyarakat akan menikmati keindahannya,” ucapnya.

Bupati Banyuasin, Askolani Jasi menyambut baik gagasab dan ide pembuatan Kampoeng Wisata Ya Samman Cindo karena memberikan lokasi baru bagi masyarakat untuk berlibur. “Membantu masyarakat, dimasa pandemi kita takut untuk pergi ke kota. Sehingga ini menjadi wisata dan hiburan baru bagi masyarakat,” ujarnya.

Dia berharap, ada pengembangan lagi dan terintegrasi dengan wisata lainnya seperti kebun buah, kebun binatang dan lain sebagainya. “Kita apresiasi ide dan inisiatifnya, Kampung Wisata alam buatan akan kita ikutkan pada lomba tingkat nasional mewakili Kabupaten Banyuasin,” ucapnya.

Pemilik Kampoeng Wisata Ya Samman Cindo, Darwin Azhar mengatakan, pada awaknya dia berniat untuk memberdayakan  para pemuda sekitar dengan membuat  taman wisata tersebut. Hasilnya menjadi kawasan rekreasi yang lengkap dengan berbagai  fasilitas dengan bisa dijangkau semua kalangan dengan tiket masuk tergolong murah meriah.

“Disini tidak ada tempat wisata, jadi saya berinisiatif buat lokasi wisata. Memang sasaran kita masyarakat menengah ke bawah sehingga tiket masuknya terjangkau yakni sebesar Rp10 ribu saja,” terangnya. (Ade)

Komentar

Berita Lainnya