oleh

Hendak Jual Senpira, Petani Dibekuk

Tersangka Sugianto yang pemilik senpira, ditangkap di jalan desa.
Tersangka Sugianto yang pemilik senpira, ditangkap di jalan desa.

KAYUAGUNG I Sugianto (47) warga Desa Pedamaran 6, Kecamatan Pedamaran, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) yang berprofesi sebagai petani dibekuk Satreskrim Polres OKI.

Tersangka yang merupakan mantan pengurus Koperasi Unit Desa (KUD) ini, ditangkap di jalan desa saat hendak menjual senjata api rakitan (senpira), sekitar pukul 23.00 WIB, Minggu (3/4/2016). Ketika itu aparat sedang melakukan patroli, melihat tersangka yang gugup saat mengendarai motor petugaspun mendekati tersangka dan melakukan penggeledahan.

Dari hasil penggeledahan tersebut ditemukan sepucuk senpira dengan 6 silinder dan 3 amunisi serta satu selongsong di dalam tas selempang tersangka. “Penangkapan ini hasil kerja sama kita dengan Polsek Pedamaran,” ujar Kapolres OKI, Zulkarnain melalui Kasat Reskrim AKP Dikri Olpandi didampingi Kanit Pidum Ipda Marwan, ditemui di ruang kerjanya, Selasa (5/4).

Tersangka yang tak berkutik kemudian digelandang aparat ke Mapolres OKI. Tersangka dijerat UU Darurat tahun 1951 atas kepemilikan senjata api ilegal.

Tersangka yang berprofesi sebagai petani itu mengaku akan menjual senpi tersebut sebesar Rp5juta.”Dijual ke perantara dulu sebesar Rp6juta, tapi ke saya cuma Rp5juta,”ungkapnya.

Menurutnya, senpira yang akan dijual tersebut dipakai sejak 1 tahun lalu itu dipakai untuk jaga- jaga. “Saya dulu pengurus KUD, kalau ngawal uang untuk gaji karyawan jadi bawa senpi itu. Senpinya tidak pernah digunakan untuk lain cuma menjaga aset berupa uang saja,” tukasnya. (Romi)

Komentar

Berita Lainnya