oleh

Gerhana Matahari Cincin, Ini Tips Melihat tanpa Bahayakan Mata

JAKARTA I Gerhana matahari cincin yang akan terjadi pada Kamis (26/12) menarik perhatian banyak orang. Namun perlu diingat, melihatnya dengan mata telanjang akan membahayakan mata.

Dokter spesialis mata Hisar Daniel mengatakan bahwa melihat gerhana matahari secara langsung, berisiko membuat mata terkena kondisi yang dinamakan solar retinopathy yang bisa menyebabkan penglihatan kabur secara permanen dan menyebabkan munculnya titik buta atau bintik hitam di mata.

Cara paling aman untuk melihat gerhana matahari cincin sebenarnya adalah dengan menggunakan kacamata khusus.

“Kacamata yang digunakan untuk melihat gerhana matahari cincin, baiknya yang sudah tersertifikasi ISO 12312-2,” ujar Hisar.

Ia mengatakan, standarisasi tersebut sudah merupakan standar khusus untuk melihat gerhana matahari.

Anda perlu ingat juga bahwa kacamata hitam biasa, meski memiliki kacanya sudah sangat hitam atau filter yang dibuat sendiri di rumah, tidak dapat dipastikan sepenuhnya aman untuk melihat gerhana matahari.

Meski gerhana matahari hanya berlangsung selama beberapa menit, bukan berarti durasi ini tidak akan merusak mata Anda. Sebab, menatap matahari secara langsung selama beberapa detik saja sudah bisa merusak mata, apalagi gerhana, yang berlangsung selama beberapa menit.

Sebelum melihat matahari secara langsung, periksa dahulu kacamata gerhana yang ingin Anda gunakan. Jika ada goresan atau kerusakan pada kacamata, sebaiknya jangan digunakan.

Selalu ikuti instruksi pada kemasan kacamata khusus gerhana tersebut. Jika akan digunakan oleh anak-anak, pastikan kacamata tersebut terpakai dengan benar. Ajari anak untuk tidak melepas kacamata selama melihat gerhana.

Sebelum melihat ke arah gerhana matahari, gunakan kacamata terlebih dahulu, jangan sebaliknya. Jangan terlalu lama menatap ke arah matahari.

Jangan melepas kacamata gerhana, saat kepala masih menghadap matahari. Palingkan dulu wajah Anda, sebelum melepas kacamata. Jangan melihat gerhana matahari menggunakan kamera, teropong, atau alat sejenis lainnya tanpa filter khusus.

Jangan menggunakan kacamata khusus gerhana yang sudah berusia lebih dari tiga tahun, meski bentuknya masih terlihat utuh sebab fungsi penyaringnya umumnya sudah berkurang.

Pastikan Anda mendapatkan kacamata tersebut dari tempat yang bisa dipercaya. Sebab, ada beberapa tempat yang mengklaim telah mengantongi sertifikasi ISO meski belum mendapatkannya.

Anda juga tidak disarankan untuk melihat gerhana menggunakan kamera atau teropong tanpa filter atau penyaring khusus. (*)

Sumber: tempo.co

Komentar

Berita Lainnya