pemkab muba pemkab muba
Berita Daerah

Gara-gara Ayam Andika Dibacok

86
×

Gara-gara Ayam Andika Dibacok

Sebarkan artikel ini
pemkab muba pemkab muba
Gara-gara Ayam Andika Dibacok
Pelaku pembacokan

Ogan Komering Ilir I Gara – gara dituduh mencuri seekor ayam, Nasution alias Wakyah (31) warga dusun III desa Penanggoan duren kecamatan Tulung Selapan Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) Provinsi Sumatera Selatan tega menganiaya Andika (47) warga satu kampungnya, Jumat (19/10/2018).

Akibat dari tindakan yang terjadi sekitar pukul 20.00WIB tersebut, Andika (47) harus mendapat pertolongan medis dan dirawat di Rumah Sakit Umum (RSU) Muhammad Husein Palembang lantaran menderita 1 luka bacokan dibagian belakang kepala dan 1 luka bacokan dibagian tubuh belakang sebelah kiri.

Hal ini dibenarkan Kapolres OKI AKBP Ade Harianto, SH., MH didampingi Kapolsek Tulung Selapan IPTU Jatrat Tunggal Rachmad Wicaksono Prakoso, SIk melalui Kasubag Humas Polres OKI IPDA Ilham Parlindungan saat dikonfirmasi, Selasa (30/10/2018).

Menurut Ilham, Untuk pelakunya (Nasution – Red) sudah dititipkan dan ditahan di Mapolres OKI. Pelaku menyerahkan diri ke Polsek Tulung Selapan sekitar pukul 10.00WIB Selasa (23/10/2018) dan telah mengakui perbuatan melakukan tindak pidana penganiayaan terhadap korbannya.

“Sekitar pukul 19.30WIB, Dirumah korban, keduanya terlibat selisih paham. Yang mana saat itu korban telah menuduh pelaku mencuri seekor ayam,”ungkap Ilham seraya mengatakan, Masih tak terima atas tuduhan itu. Sekitar pukul 20.00WIB, ketika pelaku bertemu korban dipinggir jalan pasar desa Penanggoan duren terjadilah penganiayaan tersebut.

Dengan menggunakan 1 bilah senjata tajam jenis parang, Lanjut Ilham, Pelaku membacok korban dibagian belakang kepala sebanyak 1 kali dan dibagian belakang tubuh bagian kiri sebanyak 1 kali. Akibat 2 luka bacokan yang diderita, Korban terpaksa harus mendapat pertolongan medis dan dirawat di rumah sakit umum (RSU) Palembang.

Sementara itu, Rial Herlan Putra anak korban mengatakan, bahwa kejadian pembacokan itu bermula dari ibunya bernama Sarlina bunyi ayam ditangkap dibawah rumah, setelah dilihat ternyata pelaku sedang mengambil ayam.

“ibu saya bilang ke pelaku kamu mau ambil ayam? Pelaku langsung terdiam dan tidak mau ambil ayam itu, dan sebelum dia pergi dia bilang ke ibu saya awas itu ayam saya, bapak saya dari dalam rumah juga menimpali “kalau mau ambil ayam ambil saja semuanya” ujar Herlan menirukan suara ayahnya.

Lalu lanjut Herlan pada pukul 21.00WIB Bapak keluar rumah hendak ketempat temannya ketika sedang duduk jongkok si pelaku langsung membacok bapak saya sebanyak 2 kali.

“Satu bacokan kena di dekat bagian otak kecil dan 1 bacokan lagi kena di belakang sehingga luka bacok sampai kena ke paru-paru,”jelasnya.

Dirinya berharap, pelaku harus dihukum seberat-beratnya karena hampir menghilangkan nyawa ayah saya. “Saya berharap pelaku bisa dihukum seberat-beratnya,”katanya. (Romi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *