oleh

Fraksi DPRD OKI Sampaikan Pemandangan Umum KUA PPAS 2022

Ogan Komering Ilir | Sebanyak 8 fraksi DPRD OKI menyampaikan pemandangan umum terhadap Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan rancangan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun Anggaran 2022, di rapat paripurna pembicaraan tingkat I, di Gedung DPRD OKI, Senin (26/7/2021).

Rapat paripurna dibuka secara langsung Ketua DPRD OKI Abdiyanto Fikri, SH., MH., serta dihadiri Bupati OKI H Iskandar, SE., Wakil Bupati (Wabup) OKI HM Dja’far Shodiq, para Wakil Ketua DPRD OKI, para anggota DPRD OKI, Sekda OKI H Husin, para asisten, para kepala OPD dan tamu undangan lainnya, dengan tetap mengedepankan protokol kesehatan (prokes) Covid-19.

Juru bicara (Jubir) Fraksi PDI Perjuangan DPRD OKI I Nyoman Warsayasa mengatakan, KUA PPAS tahun anggaran 2022 disusun mempedomani UU RI No 33/2004 tentang perimbangan keuangan antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah.

Juga Peraturan Pemerintah (PP) No 12/2019 tentang pengelolaan keuangan daerah, Permendagri No 90/2019 tentang klasifikasi, kodefikasi, dan nomenklatur perencanaan pembangunan dan keuangan daerah, serta Permendagri No 77/2020 tentang pedoman teknis pengelolaan keuangan daerah dan Peraturan Daerah (Perda) OKI No 3/2019 tentang Rancangan Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) tahun 2019-2024.

“Kami dari Fraksi PDI Perjuangan memberikan pandangan umum terhadap KUA-PPAS tahun 2022, yakni mengapresiasi capaian dalam 2 tahun terakhir. Antara lain indeks pembangunan manusia (IPM) menurun dari 66,96 pada tahun 2019, menjadi 66,82 tahun 2020,” tutur Nyoman.

Para anggota DPRD OKI mengikuti rapat paripurna pembicaraan tingkat I tentang rancangan KUA PPAS 2022, di Gedung DPRD OKI, Senin (26/7/2021).

Disamping itu, angka harapan hidup meningkatkan dari 68,41 tahun di tahun 2019 menjadi 68,61 tahun di tahun 2020.

Selanjutnya angka harapan hidup usia 15 tahun juga meningkat dari 97,96 tahun pada tahun 2019 menjadi 98,19 tahun pada tahun 2020.

Sejumlah indikator tersebut, masih kata dia, menunjukkan adanya peningkatan disisi pertumbuhan ekonomi Kabupaten OKI, yang secara tidak langsung telah menyumbang sebesar 0,02% terhadap pertumbuhan ekonomi Sumsel pada tahun 2020.

Rapat ini akan dilanjutkan pada Selasa (27/7/2021) dengan agenda pembicaraan tingkat I tanggapan dan jawaban Bupati terhadap pemandangan umum fraksi dalam rangka pembahasan rancangan KUA dan PPAS Tahun anggaran 2022.(romi)

Komentar

Berita Lainnya