oleh

Epidemiologi Unsri Sebut Covid 19 di Sumsel Belum Terkendali

PALEMBANG | Epidemiolog dari Universitas Sriwijaya (Unsri), Iche Andriayani Liberty menyatakan, kondisi epidemi Covid-19 di Sumatera Selatan masih belum terkendali. Hal ini berdasarkan perhitungan angka reproduksi efektif (Rt) dan positivity rate yang masih belum sesuai dengan kriteria terkendali.

Ia menyebutkan, data terakhir Rt di Sumatera Selatan (Sumsel) per 6 Oktober 2020 masih di atas 1, yakni tepatnya 1,09. Sementara berdasarkan kriteria terkendali menurut WHO, Rt harus di bawah angka 1 selama minimal dua pekan.

Adapun positivity rate di Sumsel tercatat 24,47% pada Kamis 8 Oktober dengan total konfirmasi positif sebanyak 6.614 kasus. Persentase positif yang tinggi ini juga belum sesuai dengan kriteria terkendali yang harus kurang dari 5 persen, dengan diimbangi capaian target testing 1/1000 penduduk per minggu.

Iche menjelaskan, secara teori, Rt merupakan angka efektif kasus sekunder per kasus infeksius di dalam populasi. Rt di bawah 1 merupakan indikasi terbaik bahwa epidemi terkendali dan menurun.

“Ada paket alat untuk penghitungan estimasi Rt ini,” terangnya.

Di negara-negara dengan populasi yang besar, Rt dapat berbeda-beda di seluruh populasi dan harus diperkirakan di tingkat subnasional (provinsi/kabupaten/kota). Di Indonesia, termasuk Sumsel, diterapkan serangkaian langkah-langkah kesehatan masyarakat untuk pengendalian yang dituju, tak hanya mengharuskan penerapan protokol kesehatan, tapi juga pembatasan pergerakan, penutupan sekolah atau tempat kerja. (FN)

#satgascovid19

#ingatpesanibu

#ingatpesanibupakaimasker

#ingatpesanibujagajarak

#ingatpesanibucucitangan

#pakaimasker

#jagajarak

#jagajarakhindarikerumunan

#cucitangan

#cucitangandengansabun

 

Komentar

Berita Lainnya