Hukum & Kriminal

Duit Saweran dan Bokingan Tak Cukup, 2 LC di Belitung Nekat Nyambi Jualan Pil Ekstasi

4

TANJUNG PANDAN – Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Belitung menangkap dua wanita yang diduga kuat menjadi pengedar narkotika jenis ekstasi. Dari tangan kedua pelaku yang masing-masing berinisial NV dan MD, petugas berhasil mengamankan barang bukti sebanyak 55 butir pil ekstasi.

Penangkapan tersebut berlangsung pada Sabtu malam di sebuah rumah kontrakan yang berlokasi di Dusun Kerjan, Desa Air Merbau, Kecamatan Tanjung Pandan, Kabupaten Belitung. Petugas bergerak setelah menerima informasi mengenai adanya aktivitas peredaran narkoba di wilayah tersebut.

Kepala Satuan Reserse Narkoba (Kasat Resnarkoba) AKP Budi Santoso, S.H., membenarkan adanya penangkapan kedua pelaku. Ia menjelaskan bahwa operasi penangkapan dilakukan secara langsung di tempat tinggal sementara kedua wanita tersebut.

“Benar, ada penangkapan (terhadap NV dan MD) pada Sabtu malam tepat di rumah kontrakan yang bersangkutan. Saat ini, kedua nya sudah di tahan dan kami masih melakukan pemeriksaan mendalam,” ujar Budi saat dikonfirmasi, Senin (21/9/2026).

Budi menambahkan, pihak kepolisian belum bisa membeberkan secara detail mengenai jaringan dari kedua pelaku karena proses penyelidikan masih berjalan. “Kasus ini masih dalam pengembangan lebih lanjut guna mengungkap asal-usul barang haram tersebut,” tegasnya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari sumber lokal yang enggan disebutkan identitasnya, kedua pelaku diketahui berprofesi sebagai pemandu lagu atau lady companion (LC) di sejumlah tempat hiburan malam (THM) di Tanjung Pandan.

Diduga kuat, 55 butir ekstasi yang disita tersebut rencananya akan diedarkan dan dijual kepada para pengunjung di tempat-tempat hiburan malam tersebut.

Kasus peredaran narkotika yang melibatkan pekerja hiburan malam ini memicu perhatian masyarakat. Publik berharap agar aparat kepolisian tidak berhenti pada penangkapan kurir atau pengedar tingkat bawah seperti NV dan MD, melainkan terus mengusut tuntas rantai pasokan hingga berhasil meringkus bandar besar yang menyuplai narkoba ke wilayah Belitung. (HS&Red)

Exit mobile version