oleh

DPRD Kota Palembang Dukung Imbauan Wawako Hapus Pungutan di Sekolah

PALEMBANG |  Imbauan Wakil Wali Kota Palembang, Fitrianti Agustinda SH mengenai penghapusan semua bentuk pungutan di sekolah mendapat dukungan dari DPRD Palembang.

“Kita sangat mendukung jangan ada pungutan lagi di sekolah. Karena ini bisa memberatkan orang tua siswa terutama dari keluarga tidak mampu,” kata Ketua Fraksi Demokrat DPRD Palembang, Anton Nurdin.

Menurut Anton, sudah menjadi amanat undang-undang, untuk memberikan pendidikan gratis kepada warga.

“Kita juga sudah menyampaikan ke Disdik Palembang untuk tidak mentolerir sekolah yang mengambil pungutan. Kami juga dari DPRD Palembang meminta penyaluran dana BOS tepat sasaran. Sehingga, membantu anak didik dalam mendapatkan pendidikan yang layak,” jelasnya.

Hal senada diungkapkan Anggota DPRD Lailata Ridha. Menurutnya, pungutan yang membebani siswa harus dihapus.

“Seperti SPP kemudian seragam yang diluar pakaian seragam resmi SD dan SMP,” ujarnya.

Wakil Walikota Palembang, Fitrianti Agustinda usai sosialisasi surat edaran kementerian terkait larangan pungli. “Kita tegaskan tidak ada lagi pungli dengan alasan apapun, dengan bentuk apapun dan apapun itu,” tegas Fitri, Senin (24/6) di SMP 1.

Terkait seragam lanjut Fitri, pihaknya ingin mengembalikan aturan seperti dahulu, merah putih untuk SD dan Putih biru untuk SMP. “Untuk pakaian olahraga barangkali bisa dimaklumi untuk membeli di koperasi, tetapi untuk seragam sekolah orang tua boleh membeli  di luar,” jelasnya.

Pemkot melalui Dinas Pendidikan Kota Palembang lanjutnya, sudah melayangkan surat edaran. “Kalau kepala komite punya rencana silahkan saja, tetapi jangan membebani orangtua murid. Jika masih bandel, maka kita bersama dinas terkait yakni BKPSDM akan memberikan sanksi dan jatuhnya pidana saber pungli, bisa dibawa kejalur hukum,” katanya lagi.(Alam)

Komentar

Berita Lainnya