oleh

Doni Monardo: Kasus Covid-19 Global Naik, Indonesia Turun

Beritamusi.co.id Ketua Satgas Penanganan Covid-19, Letjen TNI Doni Monardo mengatakan jumlah kasus covid-19 di dunia mengalami peningkatan. Doni menyebut angka kasus covid-19 global kini menyentuh 41 juta pasien.

Dia menyebut sejumlah negara masih mengalami peningkatan kasus seperti Amerika Serikat yang memiliki jumlah pasien positif covid-19 tertinggi. Lalu DOni menyebut sejumlah negara Eropa kini sedang menghadapi gelombang kedua.

“Perkembangan terakhir secara global banyak negara saat ini mengalami angka peningkatan kasus. Amerika telah mengalami tiga kali gelombang. Dan di beberapa negara Eropa mengalami gelombang kedua. Kasus secara global telah mencapai lebih dari 41 juta kasus, yang wafat telah mencapai lebih dari 1,1 juta orang,” kata Doni dalam “Rakornas KPI 2020: Penyiaran Dalam Penanggulangan Bencana Nasional Non Alam Covid-19” yang digelar secara virtual di Jakarta, Senin (2/11/2020).

Doni menegaskan perkembangan kasus covid-19 di Indonesia berbeda dengan yang terjadi di dunia. Dia mengatakan kasus covid-19 di Indonesia kini menunjukkan tren penurunan. Doni mengatakan sejak awal Oktober 2020 hingga awal November 2020 telah terjadi penurunan sebanyak 7,32 persen.

“Dari awal Oktober sekitar 21,1 persen sekarang telah turun ke posisi 13,78 persen. Artinya telah mengalami penurunan sebanyak 7,32 persen. Jadi kasus aktif sekarang sekitar 56.000 orang,” ucapnya.

Dia menegaskan perkembangan data ini menunjukkan suatu prestasi. Doni juga menyampaikan hal ini merupakan buah dari perjuangan para dokter untuk menyembuhkan pasien Covid-19.

“Suatu prestasi yang luar biasa menurut saya. Karena dokter kita semakin terampil, semakin terlatih dan pengetahuannya juga semakin baik ya,” ujar Doni.

Menurutnya saat ini pasien covid-19 yang bergejala ringan bisa disembuhkan hingga 100 persen.

“Mereka yang gejala ringan harus sembuh secara total dan kita lihat angka kesembuhan untuk gejala ringan ini mencapai 100 persen, nol kematian, dan nol kematian. Namun begitu gejalanya meningkat fasenya masuk pasti sedang angka kematian 2,6 persen. Fase berat mencapai 6 sampai 7 persen dan fase kritis mencapai 67 persen,” katanya. (inews.id)

#satgascovid19

#ingatpesanibu

#ingatpesanibupakaimasker

#ingatpesanibujagajarak

#ingatpesanibucucitangan

#pakaimasker

#jagajarak

#jagajarakhindarikerumunan

#cucitangan

#cucitangandengansabun

Komentar

Berita Lainnya