oleh

Ditetapkan Hukuman Mati, Pembunuh Ibu dan anak Ajukan Banding

*Keluarga Korban Minta Pengadilan Menolak Banding Tersangka

Pagaralam |Pembunuh ibu dan anak yang ditetapkan Hukuman mati oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Kota Pagaralam meminta memori banding.

Berdasarkan informasi tim pengacara tersangka Tika CS telah mengajukan banding ke pengadilan Tinggi Palembang hal ini dibenarkan oleh Kejaksaan Kota Pagaralam melalui kasi Intel A. Gabriel.R. Ubleeuw,SH.

Menurutnya, terpidana Tika dan Riko melalui pengacaranya mengajukan Memori banding. “Memori banding adalah hak mutlak bagi terdakwa,”Jelas Pria kerap disapa Gabriel, Jumat (30/8).

Sementara itu, Hermansyah suami korban mengatakan, pihaknya meminta kepada pengadilan tinggi agar menolak permintaan memori banding dari pengacara tika dan riko.

“Saya mengharapkan kepada pengadilan agar menolak banding tersebut, karena kita keluarga menilai memang sudah sepantasnya mereka mendapatkan hukuman mati seperti pepatah nyawa harus dibayar nyawa ditambah lagi yang mereka lakukan tidak manusiawi,” Tegas Herman

Untuk diketahui, Pembunuhan Terhadap Ponia (49) dan Sevia (14) yang tak lain merupakan ibu dan anak ini terjadi Desember 2018 silam dengan tersangka Tika, Rico sebagai eksekutor dan telah ditetapkan hukuman mati oleh majelis hakim pada sidang putusan 20 agustus 2019 di ruang sidang Candra yang dipimpin oleh Hakim ketua M Martin Helmi SH, Anggota hakim I Agung Hartanto SH MH, dan Anggota Hakim II Raden Anggara SH MH, sedangkan tersangka lainnya Jefri ditetapkan 10 tahun penjara. (Digo)

 

Komentar

Berita Lainnya