oleh

Disdikbud Gandeng PWI dan Pokja Jurnalis Basel Gelar Pelatihan Jurnalistik

TOBOALI – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bangka Selatan bekerja sama dengan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Bangka Selatan dan Pokja Jurnalis Basel menggelar pelatihan jurnalistik tingkat pelajar dan guru SMP se-Kabupaten Bangka Selatan, Selasa (17/11).

Pelatihan jurnalistik yang dipusatkan di SMP Negeri 1 Toboali dengan tema “Tingkatkan Gerakan Literasi Sekolah Melalui karya Jurnalistik” digelar khusus bagi siswa dan guru SMP di tiga kecamatan yakni Toboali, Airgegas dan Tukak Sadai.

Ketua PWI Bangka Selatan yang juga ketua Pokja Jurnalis Basel, Dedy Irawan mengatakan, pelatihan jurnalistik ini bertujuan untuk memudahkan akses komunikasi publikasi antara civitas sekolah dengan media khususnya di Bangka Selatan.

“Pelatihan jurnalistik ini salah satu program kerja PWI dan Pokja Jurnalis Goes to School. Melalui kegiatan ini kita mengenalkan dasar menulis berita kepada para guru seperti membuat rilis berita. Selain itu, kegiatan ini untuk membuka akses informasi publikasi sekolah dengan media, kita ingin menggali potensi dan prestasi serta inovasi sekolah melalui karya jurnalistik,” ujar dia.

Melalui kegiatan ini, kata Dedy diharapkan para guru dan siswa dapat mengaplikasikannya dalam mengolah potensi sekolah melalui karya jurnalistik positif yang benar.

“Semoga apa yang kita sampaikan hari ini dapat bermanfaat bagi siswa dan guru. Dan kedepannya para guru bisa membuat rilis berita melalui karya jurnalisrik,” ujar dia.

Sementara itu, kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bangka Selatan, Sumadi mengatakan, melalui pelatihan jurnalistik ini para guru dan siswa bisa memahami bagamaimana cara menulis dengan baik. Tulisan tidak hanya berupa berita tapi juga bisa dalam bentuk opini, cerpen dan tulisan lainnya.

“Para bapak ibu hari ini akan mendapatkan ilmu tentang menulis secara gratis, untuk itu saya harapkan kegiatan ini dapat dimanfaatkan untuk bertanya bagaimana cara menulis yang baik,” ujar dia.

Ia menuturkan, menulis itu merupakan suatu hal yang cukup mudah, namun yang sulit itu adalah memulai untuk menulis. Untuk itu, dengan adanya pelatihan ini, bisa membangkitkan semangat para guru dan siswa untuk mulai menulis.

“Kita harapkan, pelatihan ini dapat bermanfaat bagi guru untuk biasa menulis. Karena setiap guru diwajibkan untuk mempunyai kompetensi menulis, sehingga itu berguna untuk kenaikan pangkat dan jenjang karier mereka,” ujar dia.(Devi)

Komentar

Berita Lainnya