oleh

Dihentikan Paksa Jika Melanggar Perda Acara OT di Lahat

LAHAT – Langkah tegas diambil Satuan Polisi Pamong Praja (Satp POL PP) Pemkab Lahat. Sabtu (29/5/2021) penegak Perda Pemkab Lahat ini menghentikan paksa acara orgen tunggal (OT) yang digelar warga Lahat, saat melaksanakan hajatan.

Tak hanya disitu, 20 personel yang turun dalam razia juga mendarangi cafe dan resto untuk kembali mengingatkan pengelola dan pengunjung agar mematuhi protokol kesehatan (Prokes).

Kepala Dinas Satuan SAT POL PP Pemkab Lahat, Fauzan Khoiri Denin, AP MM menegaskan penghentian acara OT malam hari yang pihaknya lakukan sejalan dengan penegakan Perda Kabupaten Lahat Nomor 1 Tahun 2020 dan Perbup Nomor 25 Tahun 2020, tentang pelaksanaan hiburan pada malam hari.

“Ya semalam kita kembali razia dan kita dapati di enam yakni di kelurahan Bandar Jaya dua titik, kelurahan Saribunga mas satu titik, Pagar Agung satu titik dan kelurahan Talang Jawa dua titik. Kita berhentikan karena melanggar Perda terkait pelarangan menggelar musik OT pada malam hari, “tegas Fauzan, Minggu (30/5/2021).

Dilanjutkan Fauzan, terhadap warga yang melaksanakan hiburan OT diberikan pembinaan sekaligus peringatan. Sementara, untuk pemilik OT selain dihentikan juga diberikan peringatan untuk tidak mengulangi lagi. Pemilik OT dan nama OT sendiri sudah didata.

“Semalam juga kita mendatangi cafe dan resto. Disini kita kembali mengingatkan agar pemilik usaha mampu menegakkan prokes. Dan bilamana dilanggar pengunjung akan dibubarkan dan bisa pencabutan izin usaha,”tegasnya.(Sfr)

Langgar Perda Acara OT di Lahat Dihentikan

Lahat – Langkah tegas diambil Satuan Polisi Pamong Praja (Satp POL PP) Pemkab Lahat. Sabtu (29/5/2021) penegak Perda Pemkab Lahat ini menghentikan paksa acara orgen tunggal (OT) yang digelar warga Lahat, saat melaksanakan hajatan. Tak hanya disitu, 20 personel yang turun dalam razia juga mendarangi cafe dan resto untuk kembali mengingatkan pengelola dan pengunjung agar mematuhi protokol kesehatan (Prokes).

Kepala Dinas Satuan SAT POL PP Pemkab Lahat, Fauzan Khoiri Denin, AP MM menegaskan penghentian acara OT malam hari yang pihaknya lakukan sejalan dengan penegakan Perda Kabupaten Lahat Nomor 1 Tahun 2020 dan Perbup Nomor 25 Tahun 2020, tentang pelaksanaan hiburan pada malam hari.

“Ya semalam kita kembali razia dan kita dapati di enam yakni di kelurahan Bandar Jaya dua titik, kelurahan Saribunga mas satu titik, Pagar Agung satu titik dan kelurahan Talang Jawa dua titik. Kita berhentikan karena melanggar Perda terkait pelarangan menggelar musik OT pada malam hari, “tegas Fauzan, Minggu (30/5/2021).

Dilanjutkan Fauzan, terhadap warga yang melaksanakan hiburan OT diberikan pembinaan sekaligus peringatan. Sementara, untuk pemilik OT selain dihentikan juga diberikan peringatan untuk tidak mengulangi lagi. Pemilik OT dan nama OT sendiri sudah didata.

“Semalam juga kita mendatangi cafe dan resto. Disini kita kembali mengingatkan agar pemilik usaha mampu menegakkan prokes. Dan bilamana dilanggar pengunjung akan dibubarkan dan bisa pencabutan izin usaha,”tegasnya. Sfr

Komentar

Berita Lainnya