pemkab muba pemkab muba
Bangka Belitung

Bupati Bangka Selatan Instruksikan Tindak Tegas Pelaku Asusila Terhadap Anak

108
×

Bupati Bangka Selatan Instruksikan Tindak Tegas Pelaku Asusila Terhadap Anak

Sebarkan artikel ini
pemkab muba pemkab muba

TOBOALI – Bupati Bangka Selatan H. Riza Herdavid ST M.Tr.IP telah memberikan instruksi tegas terkait kasus asusila yang menimpa seorang anak berusia 13 tahun di salah satu pantai di Toboali pada Sabtu malam.

Tindakan asusila ini telah menciptakan kecaman dan menyebarkannya ke masyarakat. Bupati telah memerintahkan berbagai organisasi perangkat daerah (OPD) untuk turun langsung membenarkan kasus tersebut, Sabtu (14/10/2023).

“Mendengar kabar tersebut, saya menginstruksikan sejumlah dinas untuk memahaminya. Untuk penanganan langsung, saya perintahkan Dinas Sosial untuk memfasilitasi dan melakukan pendampingan terbaik kepada korban sampai segala proses, baik itu proses hukum maupun proses lainnya sampai selesai. Juga memerintahkan agar Polisi Pamong Praja (Pol PP), Dinas Pendidikan, Camat dan Lurah, RW dan RT untuk mengambil langkah preventif agar kejadian seperti ini tidak terulang lagi,” jelas Bupati Riza.

Bupati Riza juga menekankan pentingnya peningkatan patroli ke masyarakat daerah, terutama bagi anak-anak remaja usia sekolah pada jam tertentu.

“Dinas Pendidikan diminta untuk mengambil langkah-langkah agar anak-anak usia sekolah tidak banyak berkumpul dan nongkrong di tempat umum, terutama setelah jam 9 malam. Pihak setempat, termasuk Lurah, RW, dan RT, juga diminta untuk meningkatkan pengawasan terhadap warganya,” tambah dia.

Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan melalui Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak telah melakukan pendekatan kepada korban dan berencana mendatangkan seorang psikiater untuk memberikan bimbingan dan konseling guna mengatasi trauma yang dialami korban.

Kepala Dinas Sosial Haris Setiawan MT menjelaskan, mengatasi trauma dan hal-hal lainnya yang akan mengganggu korban, pihaknya secara bertahap telah melakukan pendekatan kepada korban dan juga akan mendatangkan psikiater untuk melakukan bimbingan dan konseling sampai trauma yang dialaminya hilang.

Pekan depan, Bupati Riza dijadwalkan akan berkunjung ke rumah korban sebagai tanda dukungan. Saat ini, korban masih menutup diri, sehingga kunjungan tersebut akan dilakukan dalam waktu dekat.

Kasus ini menggarisbawahi pentingnya tindakan serius dalam melindungi anak-anak dan mencegah tindakan asusila di masyarakat. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *